Wali Kota Bekasi Sesalkan Massa Jemput Paksa Jenazah di Rumah Sakit

Rahmat Hidayat ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 17:01:00 WIB
Wali Kota Bekasi Sesalkan Massa Jemput Paksa Jenazah di Rumah Sakit
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto iNews/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id - Puluhan orang menjemput paksa jenazah pasien bernama Rosidi di Rumah Sakit Mekar Sari, Bekasi Timur, Jawa Barat. Mereka tidak terima pria berusia 50 tahun itu dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyesali massa menjemput paksa pasien di rumah sakit. Menurut dia, jika jenazah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 harus dimakamkan dengan protokol kesehatan.

"Saya sangat menyesalkan atas kejadian warga yang memaksa memulangkan jenazah. Kalau betul PDP harusnya diatur pemulasaran sesuai SOP Covid-19," ucap Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (9/6/2020).

Peristiwa massa menjemput paksa jenazah pasien bernama Rosidi di Rumah Sakit Mekar Sari, terjadi pada Senin (8/6/2020). Kejadian tersebut juga viral di media sosial.

Massa yang merupakan keluarga memaksa membawa keluar jenazah asal warga Srimukti itu keluar dari rumah sakit. Petugas keamanan dan tenaga medis yang mengenakan alat pelindung diri kalah jumlah, sehingga jenazah dibawa keluar dengan tempat tidur rumah sakit.

Dalam video viral tersebut, massa meneriakkan kalimat tauhid sembari membawa jenazah keluar dari rumah sakit. Mereka juga berteriak jenazah sakit bukan karena virus corona.

Namun Wali Kota Bekasi mengaku belum mengetahui kronologi detail kejadian itu. Sejauh ini juga belum ada keterangan dari pihak Rumah Sakit Mekar Sari.

"Sampai saat ini belum ada dari keterangan rumah sakit," ucap dia.

Editor : Faieq Hidayat

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: