Viral Pedagang Jambu Cantik di Tasikmalaya, Pembeli Sampai Antre karena Penasaran

Asep Juhariyono ยท Sabtu, 14 November 2020 - 19:25:00 WIB
Viral Pedagang Jambu Cantik di Tasikmalaya, Pembeli Sampai Antre karena Penasaran
Tari Putri (26), pedagang rujak jambu di Tasikmalaya, Jabar, yang viral karena kecantikannya, Sabtu (14/11/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Penjual rujak jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), mendadak viral di media sosial karena parasnya yang cantik. Lapak jualan perempuan bernama Tari Putri (26), ini pun tiba-tiba dipenuhi pembeli yang antre untuk melihat langsung perempuan berhidung mancung tersebut.

Saat ditemui iNews di tempatnya berdagang Sabtu (14/11/2020) siang, Tari Putri tengah melayani para pembeli rujak jambu kristal di lapak dagangannya di Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya. Foto-foto ibu muda yang tersebar luas di media sosial itu ternyata berdampak positif pada bisnisnya. Omset pedagang rujak cantik ini naik drastis.

Tari Putri (26), pedagang rujak jambu di Tasikmalaya, Jabar, yang viral karena kecantikannya, Sabtu (14/11/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Tari Putri (26), pedagang rujak jambu di Tasikmalaya, Jabar, yang viral karena kecantikannya, Sabtu (14/11/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Tari mengatakan, sejak dirinya dan foto-fotonya ramai diperbincangkan di media sosial hingga viral, dagangannya jadi laris. Apalagi, beberapa media juga memberitakan soal kecantikan wajahnya. Saat ini, dia bisa menjual 100 kilogram (kg) jambu kristal per hari.

"Jumat (13/11/2020) kemarin, dagangan saya habis sampai 120 kg," kata Tari.

Tari menceritakan dirinya menjadi pedagang rujak jambu kristal berawal dari kesukaannya membeli rujak jambu kristal di Jalan Cieunteung, Kota Tasikmalaya. Tari kemudian berpikir, mengapa dirinya tidak membuka sendiri usaha rujak jambu kristal. Selain karena memang dia suka, dia juga ingin membantu suaminya untuk menambah penghasilan.

Dia pun yakin dagangannya akan laris setelah melijat pembeli rujak di Jalan Cieunteung juga cukup banyak. Saat dia menceritakan rencana itu, ternyata sang suami langsung setuju.

Dengan modal Rp1,5 juta, Tari membeli meja dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuka usaha. Awalnya Tari hanya menyediakan stok jambu sebanyak 10 kg di hari pertama jualan, Jumat pekan lalu.

Tari pun terkejut karena ternyata usahanya diposting netizen di media sosial. Keesokan harinya, omzet penjualan langsung naik drastis. Di hari kedua dia membuka usaha, jambu yang dijual habis hingga 21 kg. Hari ketiga naik lagi jadi 30 kg dan akhirnya saat ini telah mencapai 100 hingga 120 kg.

"Ini di luar dugaan banget, saya juga enggak nyangka bakal viral, dari mana awalnya viral juga enggak tahu. Alhamdulillah, saya juga bisa bantu sepupu saya yang belum dapat kerja karena pandemi Covid-19," kata Tari Putri.

Sementara itu, seorang pembeli rujak jambu kristal di lapak milik Tari, Yuli, warga Indihiang mengatakan, dirinya tertarik mencoba membeli rujak yang dijual oleh Tari karena sedang viral diperbincangkan di media sosial dan melihat di pemberitaan media.

Saat dia datang ke lokasi Tari berjualan, ternyata benar paras penjual rujak tersebut cantik. Selain itu, jambu yang dijualnya pun sangat jarang karena baru kali ini ada jambu kristal yang memakai bumbu rujak.

“Saya datang ke sini karena penasaran melihat pedagangnya yang viral di media sosial. Ternyata memang benar cantik. Jambunya juga beda karena ini pakai bumbu rujak,” kata Yuli.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2