UMK Bandung 2022 Diusulkan Naik Jadi Rp3,7 Juta, Nunggu Disahkan Gubernur

Arif Budianto ยท Jumat, 26 November 2021 - 12:41:00 WIB
UMK Bandung 2022 Diusulkan Naik Jadi Rp3,7 Juta, Nunggu Disahkan Gubernur
Ilustrasi upah minimum. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Dewan Pengupahan Kota Bandung mengusulkan kenaikan upah minimum kota (UMK) tahun 2022 sebesar Rp118.498,48 menjadi  Rp3.742.276,48. Usulan tersebut nantinya menunggu pengesahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Jika usulan tersebut disetujui, maka UMK Kota Bandung naik dari UMK 2021 sebesar Rp3.623.778. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial sangat mengapresiasi para buruh dan pengusaha yang telah menyepakati besaran UMK 2021. Lewat musyawarah di Dewan Pengupahan, buruh dan pengusaha bersama Pemerintah Kota Bandung bisa memutuskan dengan musyawarah mufakat.

"Kenaikannya rasional. Alhamdulillah saya mengapresiasi kepada buruh yang menyampaikan aspirasinya tidak anarkis dan sangat komunikatif," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jumat(26/11/ 2021).

Oded mengungkapkan, para buruh memang sangat berharap ada kenaikan UMK secara proporsional. Namun di sisi pengusaha, juga berharap kenaikannya tidak terlalu besar. Hingga akhirnya diputuskan di Dewan Pengupahan yang terdiri dari buruh, pengusaha, dan Pemkot Bandung.

"Di Bandung semua diselesaikan musyawarah dan tidak pernah ada deadlock. Mang Oded hanya menandatangani saja. Namun dalam putusan tersebut disertakan beberapa aspirasi buruh," ujar Oded.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: