Tuntut Bebaskan Habib Rizieq Shihab, Massa Kepung Kantor Pengadilan Purwakarta

Asep Supiandi · Kamis, 25 Maret 2021 - 14:10:00 WIB
Tuntut Bebaskan Habib Rizieq Shihab, Massa Kepung Kantor Pengadilan Purwakarta
Massa mengepung Kantor Pengadilan Negeri Purwakarta sebagai bentuk penyampaian aspirasi pembebasan Habib Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA, iNews.id - Massa pro Habib Rizieq Shihab (HRS) mengepung kantor Kejaksaan Neggeri dan Pengadilan Negeri Purwakarta, Kamis (25/3/2021). Mereka mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Purwakarta menuntut HRS segera dibebaskan dari segala tuntutan.

Mereka sejak pagi sudah berkumpul di depan Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta di Jalan Siliwangi. Pembacaan solawat dan orasi mereka lakukan sebagai bentuk penyampaian tuntutan. Tampak sebuah mobil komando berada di antara kerumunan massa. Beberapa di antaranya berada di atas mobil komandi berorasi menggunakan pengeras suara.

Beberapa lama kemudian, massa bergerak ke Pengadilan Negeri di Jalan KK Kornel Singawinata. Di lokasi itu pun massa pro HRS ini melakukan hal sama, berorasi sebagaimana tuntutan di awal, yakni pembebasan HRS.     

Namun, beberapa saat setelah mereka berorasi, sembilan orang perwakilan langsung diterima di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri Purwakarta. Di ruang sidang itu pun mereka menyampaikan semua aspirasi dan tuntutannya. 

Salah satu perwakilan massa, Syaid Joban menyampaikan bahwa kedatangannya tersebut untuk meminta keadilan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih. Selain juga meminta agar jangan sampai umat Islam dipojokan oleh ketidak adilan aparat penegak hukum. 

"Kami datang kesini untuk berjuang menyampaikan aspirasi agar Habib Riezig Shihab dapat dibebaskan. Kami berjuang dan berjihad untuk kepentingan umat Islam agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat membebaskan Habib Riezig Shihab," kata dia. 

Merasa sudah menyampaikan semua tuntutannya, unjuk rasa ini pun selesai. Massa yang tadinya menyemut langsung membubarkan diri dengan tertib.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: