Terusir dari Rumah, Ibu Muda dengan 2 Balita Pergi dari Surabaya Curhat ke Dedi Mulyadi
PURWAKARTA, iNews,id - Gegara terusir dari rumah mertua, seorang ibu muda bersama dua balitanya rela pergi jauh dari Surabaya, Jawa Timur, sekadar ingin curhat ke Dedi Mulyadi di Purwakarta. Ibu muda ini menumpahkan seluruh beban hidupnya dan meminta saran atas konflik rumah tangganya.
Dia adalah Indri (28) warga Surabaya, bersama dua anaknya yang masih berusia enam bulan dan dua tahun. Mereka harus menempuh perjalanan hampir semalaman menggunakan kereta api dari Surbaya ke Purwakarta. Beruntung dia bisa menemui Dedi yang saat itu sedang duduk santai di selasar rumah.
"Ibu dari mana dan ada apa ke sini?" tanya Dedi begitu menerima Indri di teras rumahnya.
"Saya dari Surabaya Pak, sengaja datang ke sini untuk minta saran. Barangkali ada solusi," jawab Indri sambil mata berkaca-kaca.
Dedi pun bertanya kembali kepada Indri selama di perjalanan dan memastikan kondisi mereka setelah menempuh perjalanan jauh.
"Jadi dari Surabaya naik kereta, berapa ongkosnya hingga sampai di sini?" tanya Dedi kembali.
Indri pun mengaku, berangkat dari Surabaya pukul lima sore dan ongkos naik kereta hingga Stasiun Kereta Purwakarta Rp210.000 dan untuk sampai ke rumah Dedi menggunakan taksi online Rp178.000.
Setelah itu, dia pun langsung megungkapkan kondisi rumah tangganya, termasuk status perkawinannya yang menggantung setelah terusir dari rumah mertua. Indri sudah dua bulan pisah rumah dengan suami, tepatnya sejak dua bulan yang lalu. Dia mengaku, suaminya berkali-kali akan menceraikannya dengan sebab yang tidak jelas.
"Saat ini saya tinggal di kosan. Pernah juga pulang ke rumah orang tua. Namun pada akhirnya memutuskan kembali tinggal di kosan bersama anak-anak," ujar Indri.
Mendengar pengakuan Indri seperti, Dedi langsung memberikan saran, kalau pun harus pisah dengan suami, kedua anaknya jangan dipisahkan. Kalau ikut dengan suaminya, maka kedua anaknya harus ikut. Begitu pula sebaliknya, tidak boleh kakak beradik ini dipisahkan.
"Saran saya, masing-masing jangan egois. Selain itu, ibu juga harus berdoa minta kepada Allah agar suaminya bisa kembali. Kalaupun terpaksa berpisah dan dua balita ini ikut ibu, maka harus diurus betul. Nanti beban ibu ada yang meringankan. Itu saran saya," ujar Dedi.
Kedatangan ibu muda dari Surabaya itu sempat diposting di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. Beragam tanggapan pun muncul dari netizen begitu melihat tayangan ini.
Editor: Asep Supiandi