get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap! Penyiram Air Keras 2 Bocah di Sumedang Ternyata Selingkuhan Sang Ibu

Terungkap! Motif Pria Siram Air Keras 2 Bocah di Sumedang gegara Utang Rp850.000

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:37:00 WIB
Terungkap! Motif Pria Siram Air Keras 2 Bocah di Sumedang gegara Utang Rp850.000
Pelaku penyiraman air keras dua bocah kakak adik di Sumedang ditangkap. Motif aksi keji itu hanya gegara masalah utang. (Foto: iNews)

SUMEDANG, iNews.id – Polisi mengungkap motif penyiraman air keras terhadap dua bocah kakak adik di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang

Pelaku berinisial WS (32) ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa sisa cairan air keras aki, pakaian korban dan pelaku yang terkena zat kimia, serta satu unit mobil dan sepeda motor.  

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, motif pelaku dipicu rasa kesal karena orang tua korban memiliki utang sebesar Rp850.000. 

“Alsannya karena ibu dari kedua korban punya utang yang belum dibayar. Pelaku ini ternyata punya hubungan asmara terlarang dengan ibu korban,” ungkap AKBP Sandityo Mahardika, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, aksi penganiayaan yang dilakukan WS tergolong sangat terencana dan sadis. Pelaku tega melancarkan aksi biadabnya dalam dua kesempatan berbeda demi menyiksa anak-anak kekasihnya tersebut.

Aksi pertama menyasar sang adik berinisial QS (6) yang disiram air keras oleh pelaku pada 12 Mei 2026. Seolah tidak puas, pelaku kembali melakukan aksi serupa kepada sang kakak berinisial RF (9) pada Senin, 15 Juni 2026. 

Akibat siraman cairan korosif pembakar kulit tersebut, kedua bocah malang ini mengalami luka bakar kimia yang cukup parah dan serius pada bagian wajah serta punggung mereka.

Merespons tragedi kemanusiaan ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) langsung turun tangan melakukan intervensi darurat guna menyelamatkan masa depan kedua anak tersebut. 

"Kami memastikan kedua anak yang menjadi korban penyiraman ini mendapatkan pendampingan yang menyeluruh,” kata Kabid P3A DPPKBP3A Sumedang, Eki Riswandiyah. 

Selain penanganan medis intensif untuk luka bakarnya, petugas juga fokus memberikan trauma healing dan pendampingan psikologis.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut