Terdakwa Pembacokan di Sukabumi Hanya Divonis 2,4 Tahun, Keluarga Korban Tak Puas

Dharmawan Hadi · Kamis, 02 Desember 2021 - 13:08:00 WIB
Terdakwa Pembacokan di Sukabumi Hanya Divonis 2,4 Tahun, Keluarga Korban Tak Puas
Keluarga korban pembacokan menyampaikan ketidakpuasannya atas vonis yang dijatuhkan hakil di Pengadilan Negeri Sukabumi terhadap terdakwa. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Kasus pembacokan yang terjadi saat tawuran antar SMK di Kota Sukabumi hingga menewaskan AM (18) di sekitar Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (25/10/2021) lalu, disidangkan. Dalam persidangan itu terdakwa divonis 2,4 tahun penjara

Mendengar putusan dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Jalan Bhayangkara, Kamis (2/12/2021), langsung disambut histeris keluarga korban. Mereka menangis di luar ruang persidangan karena merasa vonis tersebut sangat rendah.  Padahal saat masih dalam penanganan Polres Sukabumi Kota, terdakwa diancam hukuman maksimal 15 tahun dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan kematian dengan ancaman maksimal 7 tahun. 

Ibu korban, Een (41) meminta keadilan hukum kepada Wali Kota Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negri Kota Sukabumi, Kapolda Jawa Barat dan bahkan kepada Presiden Republik Indonesia atas putusan yang diterimanya menurutnya sangat tidak memuaskan. 

"Saya minta keadilan yang seadil-adilnya untuk anak saya yang dari kecil anak saya itu sudah menjadi anak yatim. Saya tidak terima anak saya meninggal secara tragis dibunuh," ujar Een usai mendengar putusan hakim

Een menambahkan, keluarga akan melakukan banding kepada Pengadilan Tinggi Jawa Barat. "Kami akan menuntut hak kami sebagai keluarga korban, karena untuk hilangnya nyawa kami rasa tidak setimpal dengan putusaan hakim tadi," ujarnya sambil berurai air mata. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: