Tak Lagi Jadi Andalan, PAD Pariwisata Bandung Barat Anjlok 

Adi Haryanto · Senin, 15 Februari 2021 - 16:08:00 WIB
Tak Lagi Jadi Andalan, PAD Pariwisata Bandung Barat Anjlok 
Objek Wisata Lembang Park and Zoo di Parongpong, KBB, menerapkan prokes ketat selama Covid-19. (Foto: Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sektor Pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpuruk selama pandemi Covid-19. Kawasan Lembang yang biasanya menjadi primadona bagi wisatawan, tingkat kunjungannya menurun drastis saat libur akhir pekan kemarin. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo mengaku menjadi tugas berat bagi pihaknya untuk kembali mendongkrak kunjungan wisata ke KBB. Pasalnya PAD KBB paling besar dari sektor pariwisata, akan tetapi selama pandemi Covid-19 pemasukannya anjlok. 

Data tahun 2019 tiga sektor utama pariwisata di antaranya dari hotel Rp18.069.667.988, restoran Rp26.552.121.850, dan sektor hiburan Rp4.324.793.294. Tahun 2020 menurun hingga 50 persen, yakni dari hotel Rp9.892.119.987, restoran Rp17.141.314.432, dan hiburan Rp1.368.410.667.

"Tahun 2020 PAD sektor pariwisata turun 50 persen, itu jadi tantangan berat bagaimana kami untuk memulihkannya lagi tahun ini. Apalagi kunjungan wisatawan rata-rata sekarang masih minim atau sekitar 20 persen," tuturnya, Senin (15/2/2021).

Manajer Operasional Wisata Lembang Park and Zoo Iwan Susanto menyebutkan, selama pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan sangat terdampak. Namun pada libur long weekend Tahun Baru Imlek kemarin pengunjung ada kenaikan dibandingkan sebelumnya. 

"Libur Imlek kemarin kunjungan ada kenaikan dibanding PPKM sebelumnya. Tapi kita sudah antisipasi dengan memperketat SOP new normal, protokol kesehatan," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2