get app
inews
Aa Text
Read Next : Sukoharjo Geger, Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Saluran Air Persawahan

Subang Geger, Mayat Pria Diduga WNA Ditemukan Penuh Luka Sayat di Wajah

Sabtu, 03 Januari 2026 - 17:00:00 WIB
Subang Geger, Mayat Pria Diduga WNA Ditemukan Penuh Luka Sayat di Wajah
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat yang ditemukan di kebun dekat kawasan industri Cipeundeuy, Subang. (foto: iNews TV)

SUBANG, iNews.id - Penemuan mayat menggegerkan warga Kampung Munjul, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di sebuah kebun dekat kawasan industri, Sabtu (3/1/22026) siang.

Kondisi korban sangat mengenaskan dengan sejumlah luka sayat diduga akibat senjata tajam di bagian leher dan wajah.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh warga yang sedang pulang dari kebun nangka. Sontak, temuan tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Petugas Polsek Cipeundeuy yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, tim Inafis Polres Subang melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti awal.

Berdasarkan temuan awal, korban diduga merupakan WNA yang bekerja di proyek pembangunan kawasan industri tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Kapolsek Cipeundeuy Kompol Kustiawan mengatakan, dari ciri fisik wajah korban, polisi menduga korban bukan warga lokal.

“Awalnya kami dapat informasi dari warga ditemukan sesosok mayat. Jenis kelamin laki-laki, ada bekas luka benda tajam di bagian wajah. Dari ciri wajah sepertinya orang asing,” ujar Kapolsek, Sabtu (3/1/2026).

Polisi juga masih mendalami apakah korban dibunuh di lokasi penemuan atau jasadnya sengaja dibuang di kebun tersebut. Akses menuju TKP diketahui berupa jalan buntu dan jarang dilalui warga.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut