SRIT Bawakan Rampak Kendang Sunda di Festival Sekolah Saitama, Simbol Kedekatan Jepang-Indonesia
Tidak hanya itu, kata Kepala SRIT, kedua sekolah sepakat menjajaki berbagai kegiatan lain yang bisa dilaksanakan bersama pada masa mendatang. Meskipun jarak antara Sayama dan Tokyo cukup jauh di peta, namun dengan jalan tol yang efisien, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam. "Ini membuka peluang besar untuk pertukaran budaya dan kolaborasi yang lebih erat antara kedua sekolah," kata Kepala SRIT.
Salah satu momen paling menarik adalah ketika beberapa murid dari Seibu Bunri mencoba memainkan peralatan Rampak Kendang, termasuk gamelan. Hal ini menggarisbawahi bahwa seni musik Indonesia bisa menjadi pengikat kuat dalam mempererat hubungan antarmurid kedua negara.
Festival sekolah di Seibu Bunri Junior High/High School Sayama, Saitama, telah membuktikan bahwa seni dan budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun jembatan persahabatan antarbangsa. Melalui Rampak Kendang, Indonesia dan Jepang kembali menunjukkan tekad untuk menjaga dan memperkuat hubungan yang sudah terjalin selama puluhan tahun.
Editor: Agus Warsudi