Sepekan PPKM Darurat, 6.540 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi di Jawa Barat 

Agus Warsudi · Sabtu, 10 Juli 2021 - 13:53:00 WIB
Sepekan PPKM Darurat, 6.540 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi di Jawa Barat 
Pelaku usaha di Kota Tasikmalaya menjalani sidang tipiring. Mereka didenda Rp5 juta-Rp6 juta karena terbukti melanggar aturan PPKM darurat. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 6.540 pelanggar terjaring operasi yustisi yang digelar tim Satgas Penanganan Covid-19 selama satu pekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa Barat. Besarnya jumlah pelanggar itu membuktikan warga Kota Bandung belum patuh terhadap aturan PPKM darurat terutama protokol kesehatan (prokes).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar Ade Afriandi mengatakan, total 6540 pelanggar yang terjaring operasi yustisi itu terdiri atas 5.191 pelanggar perorangan dan 1.349 tempat usaha.

"Jenis pelanggaran yang dilakukan perorangan sebagian besar tidak memakai masker, tidak membawa surat hasil negatif Covid-19 dan makan di tempat (di rumah makan, warung, dan kafe). Sedangkan pelaku usaha, pelanggarannya karena aturan jam operasional, tidak menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan alat pengecek suhu tubuh," kata Kasatpol PP Jabar kepada wartawan, Sabtu (10/7/2021). 

Ade Afriandi menyatakan, sanksi yang dijatuhkan terhadap 6.170 pelanggar denda administrasi. Sedangkana kepada 370 orang dikenakan sanksi pidana ringan (tipiring). 

"Dari 6.170 orang yang dikenai sanksi administratif itu terdiri atas, perorangan 5.060 orang dan pelaku usaha 1.110 orang. Sedangkan sanksi pidana ringan perorangan 131 orang dan pelaku usaha 239," ujar Ade Afriandi. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: