Seleksi PPPK Segera Dimulai, Guru Honor di KBB Pertanyakan Kejelasan Rekrutmen

Adi Haryanto ยท Selasa, 20 April 2021 - 18:53:00 WIB
Seleksi PPPK Segera Dimulai, Guru Honor di KBB Pertanyakan Kejelasan Rekrutmen
Ketua Forum Honor Daerah KBB, Mochamad Nurdin mempertanyakan soal kejelasan rekrutmen PPPK. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Forum Honor Daerah meminta kejelasan soal tindak lanjut perekrutan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pasalnya sampai sekarang rencana yang digaungkan oleh pemerintah pusat itu seperti tidak ditindaklanjuti secara serius di KBB

Bahkan sampai sekarang informasi teknis soal itu juga belum bisa digali lebih dalam sehingga membingungkan guru honorer.

"Informasi dari pusat pendaftaran seleksi PPPK akan dimulai pada Mei-Juni 2021, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari KBB-nya. Itu yang kami sampaikan ke Plt Bupati saat audiens tadi," kata Ketua Forum Honor Daerah KBB, Mochamad Nurdin, Selasa (20/4/2021).

Pihaknya sempat mendatangi juga Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mempertanyakan hal ini. Namun ada anggapan bahwa PPPK ini menjadi beban biaya pemerintah daerah. Padahal dari mulai perekrutan, seleksi, hingga jadi, semua dibiayai APBN. 

"Persepsi itu juga yang harus diluruskan. Jangan ada anggapan PPPK ini jadi beban anggaran daerah sehingga kesannya Pemkab Bandung Barat tidak mau terbebani," kata dia.
 
Kemudian yang juga jadi pertanyaan pihaknya adalah soal kategori dua (K2). Apakah seleksinya dipisah dengan umum atau disatukan, sebab kalau untuk digabung dengan fresh graduate maka K2 yang sudah mengabdi puluhan tahun bisa saja kalah bersaing. 

"Acuan kami tetap ke PP 49 tahun 2018, yang dijabarkan Permenpan Nomor 2 tahun 2019, serta Permenpan Nomor 9 tahun 2020, bahwa eks tenaga honorer kategori (THK) II, yang jadi prioritas untuk PPPK," ujarnya. 

Menurutnya, jumlah kuota pengangkatan PPPK itu ditentukan oleh pemerintah pusat. Mereka yang membagi-bagi jumlah kuotanya per wilayah dari mulai provinsi, kabupaten, hingga kota. Berdasarkan informasi yang diperolehnya, KBB mendapatkan kuota sebanyak 4.749 PPPK dan paling banyak di Bandung Raya. 

"Data honorer di kita ada sebanyak 8.000-an dengan kuota sebanyak itu masih tetap ada yang tidak terangkat tahun ini. Semoga saja bertahap sampai tahun 2023," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi