Saksi Bisu Sejarah Bangsa, di Gedung Inilah Bung Karno Menggugat Belanda

Ervan David · Selasa, 17 Agustus 2021 - 13:23:00 WIB
Saksi Bisu Sejarah Bangsa, di Gedung Inilah Bung Karno Menggugat Belanda
Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, menjadi saksi bisu perlawanan Ir Soekarno terhadap Pemerintah Kolonial Belanda. (Foto: iNewsTv/Ervan David)

BANDUNG, iNews.id - Gedung Indonesia Menggugat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, menjadi saksi bisu sang Proklamator, Ir Soekarno dan tiga rekannya yang ingin menggulingkan pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Meski sudah berumur 116 tahun, gedung tersebut masih terawat dengan baik.

Banyak cara bagi masyarakat untuk mengetahui sejarah Indonesia melalui warisan aset bangsa yang ada di Kota Bandung, salah satunya di Gedung Indonesia Menggugat yang terletak di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Sumur Bandung, Kota bandung. Bangunan yang didirikan pada tahun 1906 dengan arsitek Wolff Schoemarker, tampak terpelihara dan terawat meski sudah berumur 116 tahun.

Gedung bersejarah ini juga menjadi saksi bisu, Ir. Soekarno harus disidangkan bersama tiga rekannya dari Partai Nasional Indonesia pada tanggal 2 Desember 1930. Berkat kecerdasan Presiden pertama tersebut, Soekarno melakukan pembelaan dan justru mendakwa balik Pemerintah Hindia Belanda yang dikenal dengan sebutan Indonesia Menggugat.

Selain bangunan bekas pengadilan Soekarno, tempat bersejarah lainnya yaitu sel kecil yang ditempati Soekarno saat menjalani persidangan di kawasan Jalan Banceuy, Kota bandung, masih bisa kita saksikan sampai saat ini. 

"Saat ini, pengunjung ke Gedung Indonesia menggugat tidak ada karena masih PPKM. Sejauh ini pemeliharaan terus dilakukan perawatan terhadap lukisan, foto, lantai dinding dan perabotan lain. Kondisi gedung dan isinya pun masih cukup terawat dengan baik," kata juru pelihara Gedung Indonesia Menggugat, Dede Ahmad.

Bangunan ini juga diresmikan menjadi warisan aset bangsa oleh Gubernur Jawa Barat periode 1993-2003 yang kala itu dijabat HR Nuriana. Persemian gedung pun sempat dilakukan Presiden ke-5, Megawati Soekarno Putri dengan menandatangani prasasti pada 30 Desember 2002 lalu.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: