Rumah Warga Banyuresmi Garut Dirobohkan Rentenir, Utang Bengkak Jadi Rp15 Juta

fani ferdiansyah ยท Sabtu, 17 September 2022 - 16:09:00 WIB
Rumah Warga Banyuresmi Garut Dirobohkan Rentenir, Utang Bengkak Jadi Rp15 Juta
Kwitansi pembayaran uang Rp20,5 juta dalam bentuk tanah milik Undang. (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

Danramil 1110 Banyuresmi menuturkan, kasus utang piutang dengan rentenir itu telah berlangsung sejak lama. Berdasarkan informasi yang diterima, Sutinah (58), isteri Undang, mulai tak membayar angsuran bunga pada rentenir tersebut sejak Januari 2022.

"Ibu Sutinah tidak membayar hutang dan bunga ke rentenir sejak Januari hingga September ini. Hingga akhirnya rumah dan sertifikat yang dijaminkan dijual ke rentenir," tutur Danramil 1110 Banyuresmi.

Kapten Inf TNI Enjang Santana memastikan rumah bantuan program rutilahu untuk Undang dan keluarganya masih tegak berdiri. Bangunan yang dirobohkan rentenir merupakan rumah panggung semi permanen. 

"Karena bangunannya menempel, jadi saat rentenir membongkar rumah panggung, sebagian atap dari rehab Rutilahu yang dibangun 2017 lalu ikut terseret. Secara keseluruhan masih utuh," kata Kapten Infanteri Enjang Santana, Sabtu (17/9/2022). 

Diketahui, penjualan rumah itu tercantum dalam kwitansi bermaterai yang diberikan rentenir dan ditandatangani Entoh pada 7 September 2022 lalu, dengan nilai Rp20.500.000. Di kwitansi ini tertulis uang tersebut diberikan Ai Mulyani atas penjualan satu unit rumah dengan luas tanah berikut bangunan 5 tumbak 80 cm, dengan sertifikat no NIB 00923 atas nama Undang. 

Proses pembongkaran sendiri berlangsung pada Sabtu (10/9/2022) oleh orang-orang suruhan rentenir. Rentenir tersebut merasa berhak membongkar rumah yang ditempati Undang karena telah memilikinya. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: