Ridwan Kamil: Tak Ada Kepala Daerah yang Menolak PPKM

Agus Warsudi ยท Sabtu, 09 Januari 2021 - 14:15:00 WIB
Ridwan Kamil: Tak Ada Kepala Daerah yang Menolak PPKM
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. ((Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan memberi teguran keras jika ada kepada daerah di Provinsi Jawa Barat yang menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun Ridwan Kamil memastikan, sampai saat ini tak ada kepala daerah yang bersikap seperti itu.  

Diketahui, di Provinsi Jawa Barat terdapat 20 kota dan kabupaten yang menerapkan PPKM selama 14 hari, malai 11 hingga 25 Januari. Ke-20 kota dan kabupaten itu antara lain, Kota/Kabupaten Bogor, Kota/Kabupaten Bekasi, Depok di kawasan Bodebek; dan Kota/Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Sumedang. 

Sedangkan 10 kota dan kabupaten yang dinilai perlu menerapkan PSBB proporsional antara lain, Kabupaten Sukabumi, Cirebon, Garut, Karawang, Kuningan, Ciamis, Majalengka, Subang, Tasikmalaya, dan Banjar.

Pernyataan akan menegur kepala daerah yang menolak PPKM itu disampaikan Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil ini dalam acara live streaming dengan Radio MNC Trijaya FM Bandung, Sabtu (9/1/2021).

"Saya pasti tegur (keras) kalau ada yang menolak karena ini (PPKM) untuk kepentingan bersama (masyarakat luas) juga. Kecuali ada alasan-alasan yang bersifat sangat insidentil dan emergensi," kata Kang Emil.

Kang Emil mengemukakan, komunikasi dengan kepala daerah di Jabar terjalin baik sehingga dirinya tidak pernah mendengar ada bupati atau wali kota yang protes atau berbeda kebijakan dengan Pemprov Jabar. "Gak pernah denger ada kepala daerah beda dan protes ke gubernur. Gubernur Jabar mah bageur," ujarnya.

Menurut Kang Emil, selama ini pendekatan yang dilakukannya bukan gaya kepemimpinan seperti bos, main perintah. Bagi Kang Emil, dirinya dengan bupati dan wali kota setara, sam-samaa kepala daerah, yang membedakan hanya kewenangan.

"Gak pakai gaya perintah. Saya tidak pernah merasa menjadi atasan tapi mitra. Itulah yang membuat Jabar relatif kondusif dari sisi kekompakan sosial politik," tutur Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi