Remaja Perempuan Ditemukan Berlumuran Darah di Cimahi, Diduga Dianiaya

Yuwono ยท Kamis, 30 Januari 2020 - 23:55 WIB
Remaja Perempuan Ditemukan Berlumuran Darah di Cimahi, Diduga Dianiaya
Warga menunjukkan lokasi penemuan remaja perempuan berusia 15 tahun dengan kondisi wajah berlumuran darah di kawasan Cipageran, Kota Cimahi, Jabar, Kamis (30/1/2020). (Foto: iNews/Yuwono)

CIMAHI, iNews.id – Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar), dilarikan ke rumah sakit lantaran diduga menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal, Kamis (30/1/2020). Korban ditemukan dengan wajah berlumuran darah dan luka-luka di semak-semak di kebun tomat.

Korban berinisial ZN ini masih terbaring di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi, pada Kamis pagi. Akibat luka di sekujur tubuh dan wajahnya, korban masih harus menjalani perawatan tim medis.

Korban pertama kali ditemukan seorang petani di kawasan Cipageran, Kota Cimahi. Dia awalnya mendengar suara, tapi sempat menduga itu suara burung.

Ternyata setelah dia mencari sumber suara, dia melihat korban dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya ditemukan di dekat sejumlah bilah bambu, dalam semak-semak dekat kebun tomat. Korban berlumuran darah di bagian wajah dan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

”Saya awalnya enggak nyangka itu manusia. Saya senter, saya menemukan ada anak perempuan, udah berlumuran darah di sejumlah bilah bambu. Saya langsung kasih tahu kepada warga dan kepala desa. Trus dia dibawa ke rumah sakit,” kata warga, Didin.

Sementara keluarga korban baru mengetahui keberadaan korban setelah fotonya viral tersebar di media sosial yang disebut diduga korban penganiayaan. Keluarga menemukan korban sudah dibawa ke rumah sakit.

“Ada saudara nge-WA. Katanya di Facebook ada yang mirip adik saya, saya lihat ternyata benar. Saya buru-buru datang ke rumah sakit lihat adik saya. Katanya ketemu di semak-semak, warga bilang korban penganiayaan,” kata kakak korban, Mega Ariyanti.

Keluarga mengakui korban mengalami sejumlah luka yang penyebabnya belum diketahui. Namun, hasilnya masih menunggu visum rumah sakit dan penyelidikan aparat kepolisian.

“Badan semua memar, telinga kayak ada darah menggumpal. Kami belum tahu kenapa karena masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan menunggu keterangan dari polisi juga,” kata Mega Ariyanti.

Atas kejadian ini, keluarga berharap agar pihak kepolisian bisa mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap korban. Saat ini, polisi juga tengah menyelidiki kasus tersebut dan masih akan meminta keterangan dari saksi dan korban serta keluarganya.


Editor : Maria Christina