Rapid Test di Stasiun, 15 Penumpang KRL Bogor-Jakarta Reaktif Covid-19

Sindonews, Agung Sulistyo ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 13:31 WIB
Rapid Test di Stasiun, 15 Penumpang KRL Bogor-Jakarta Reaktif Covid-19
ilustrasi rapid test: iNews.id

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 15 orang penumpang KRL Bogor-Jakarta reaktif virus corona atau Covid-19. Hasil tersebut berdasarkan rapid test di Stasiun Bogor dan Bojong Gede, Jawa Barat.

Koordinator Sub Divisi Pengawasan Massa dan Penegakan Aturan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dedi Taufik mengatakan total penumpang KRL yang menjalani rapid test sebanyak 857 orang. Dalam pemeriksaan ini, disediakan 1.000-1.500 rapid test dan tes swab.

"Mereka yang reaktif langsung melaksanakan tes swab. Pemeriksaan sampel ada yang dilakukan di Labkesda Jabar dan di mobil PCR," ujar Dedi, Sabtu (27/6/2020).

Dedi menyatakan, tes masif efektif menyaring pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Provinsi Jabar, khususnya untuk cegah munculnya kasus impor (imported case). Menurut dia, menumbuhkan kedisiplinan pelaku perjalanan dalam menerapkan protokol kesehatan lebih penting dalam penanganan Covid-19 di Jabar.

"Kedisiplinan dan kewaspadaan harus tetap kami tingkatkan. Produktivitas kami tingkatkan, tetapi tingkat kewaspadaan dan kedisiplinan perlu melalui protokol kesehatan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Pelacakan Kontak, Pengujian, dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Siska Gerfianti menyatakan tes masif digelar sebagai pendeteksian dini mengingat mobilitas warga Jabar yang keluar masuk DKI Jakarta tinggi.

"Kami akan mengecek selalu pintu-pintu masuk ke Jabar. Seperti pekan lalu, kami menggadakan operasi gabungan dan tes masif di kawasan puncak," katanya.


Editor : Faieq Hidayat