Pura-pura Tawarkan BLT UMKM, Pria Berseragam PNS di KBB Bawa Kabur Gelang Emas 

Adi Haryanto · Selasa, 20 April 2021 - 15:41:00 WIB
Pura-pura Tawarkan BLT UMKM, Pria Berseragam PNS di KBB Bawa Kabur Gelang Emas 
Aksi penipuan dengan modus berpura-pura menawarkan BLT UMKM di KBB sempat terekam kamera CCTV. (Foto: Istimewa)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Seorang warga Kampung Cisawi, RT 03/05, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengaku tertipu program Bantuan Langsung Tunai (BLT), UMKM. Akibat dari kasus ini, korban harus kehilangan perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah.

Ibu rumah tangga (IRT) bernama Neneng Halimah (46) tersebut tertipu oknum yang mengatasnamakan pegawai dari kecamatan. Dia percaya karena pelaku mengenakan seragam mirip Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat beraksi. 

Aksi pelaku yang mengenakan seragam mirip PNS dibalut jaket hitam saat melakukan penipuan sempat terekam kamera CCTV dan diupload di akun Instagram @infobdgbaratcimahi. Akibat tipu daya tersebut, Neneng harus kehilangan emas senilai puluhan juta rupiah. 

"Kejadiannya Jumat, tanggal 16 April sekitar pukul sepuluh pagi. Awalnya pelaku ngobrol sama saya nanyain soal burung, baru ngobrol sama adik saya (Neneng) yang sedang motongin rumput," kata kakak korban, Anin Taryana (52), Selasa (20/4/2021).

Dia sejak awal menaruh curiga kepada pelaku, apalagi saat terlihat ngobrol dengan sang adik seperti yang mengincar gelang emas. Saat itulah diketahui pelaku berpura-pura memawarkan bantuan UMKM karena korban memiliki usaha Pom Mini. 

Kemudian pelaku mengajak korban ke sebuah tempat di kawasan Jalan Raya Kolonel Masturi, Parongpong dengan dalih akan dibantu proses administrasi pencairan bantuan. Korban mengikuti dengan dibonceng sepupunya dan saat tiba di sebuah tempat sepupunya disuruh pergi memfoto usaha milik korban. 

"Pas lagi berdua itu adik saya seperti dihipnotis. Gelang emas seberat 25 gram dan 30 gram yang dikenakan diserahkan ke pelaku dengan alasan agar pencairan bantuan UMKM lebih cepat," tuturnya. 

Dikatakannya, usai menyerahkan gelang emas, pelaku menyuruh Neneng untuk membeli materai. Saat itulah pelaku kabur dengan membawa gelang emas yang jika dirupiahkan totalnya senilai Rp14 juta. Kejadian penipuan dengan modus hipnotis itu lalu dilaporkan ke Polsek Cisarua. 

"Laporan soal kejadian itu (penipuan) sudah dilaporkan ke kami, sudah ada laporannya," kata Kanit Reskrim Polsek Cisarua, AKP Asep M saat dikonfirmasi. 

Editor : Asep Supiandi