PTM di Bandung Bisa Ditunda, Satgas Minta Masyarakat Paham

Arif Budianto · Rabu, 16 Juni 2021 - 11:25:00 WIB
PTM di Bandung Bisa Ditunda, Satgas Minta Masyarakat Paham
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau  uji coba PTM ke SDN 196 Sukarasa, Selasa, (8/6/2021). (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung bisa saja ditunda, menyusul terus meningkatnya kasus Covid-19 sejak awal Juni lalu. Rencananya, jika ujicoba PTM selesai, Bandung akan melanjutkannya dengan PTM pada pertengahan Juli mendatang. 

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan, menjadi sesuatu yang sangat ironis dan kontra-produktif jika PTMT akan dilaksanakan, tapi di satu sisi Covid-19 sedang memuncak. Sehingga masyarakat diminta paham jika nanti PTM pada Juli bakal ditunda.

"Jadi kalau pun pilihannya nanti ditunda, itu perlu ada pemahaman. Ini masalah waktu. Kita tidak mungkin memaksakan. Apalagi ada kekhawatiran muncul klaster sekolah. Jangan sampai nantinya malah saling menyalahkan," kata Ema, Rabu (16/6/2021).

Sebagaimana diketahui, tren kasus Covid-19 di Kota Bandung cenderung meningkat. Salah satu indikasinya, angka keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang bergerak di angka 90 persen mendekati 100 persen. Sejumlah rumah sakit juga yang mulai penuh.

Dia mengakui, harapan orang tua digelarnya PTM sangat tinggi. Hasil survei Dinas Pendidikan Kota Bandung menyatakan, 91,23 persen orang tua setuju pelaksanaan PTMT. Hal itu karena dalam pembelajaran secara daring tidak seoptimal tatap muka.

"Tapi ini untuk 19 Juli. Mudah-mudahan, kedisiplinan masyarakat semakin meningkat. Kemampuan dari Tim Satgas di semua level naik, dari Kota, Kecamatan, Kelurahan itu maksimal. RT RW dengan Kampung Tangguh dan RW Siaganya juga maksimal," ujarnya.

Sehingga, kata dia, hingga pertengahan Juli mendatang, diharapkan kesadaran masyarakat akan tanggung jawab komunal melawan Covid-19 ini terbangun. Melawan Covid-19 itu tidak bisa hanya mengandalkan Satgas, tapi yang paling utama ada rasa kesadaran dan disiplin itu kunci dari semua. 

Editor : Asep Supiandi