Profil Irjen Rudy Sufahriadi, Kapolda Jabar yang Dicopot karena Tak Tegakkan Prokes

Agus Warsudi ยท Senin, 16 November 2020 - 16:48:00 WIB
Profil Irjen Rudy Sufahriadi, Kapolda Jabar yang Dicopot karena Tak Tegakkan Prokes
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi saat acara peringatan HUT Brimob di Mako Brimob, Cikeruh, Kabupaten Sumedang, Sabtu (14/11/2020). (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)

JAKARTA, iNews.id – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannnya, Senin (16/11/2020). Pencopotan jabatan ini mengejutkan banyak pihak karena Rudy baru setahun lebih menjabat dan dikenal memiliki banyak prestasi sepanjang kariernya.

Rudy Sufahriadi diketahui menjabat Kapolda Jabar sejak 26 April 2019, menggantikan Komjen Pol Agung Budi Maryoto. Perwira polisi berusia 55 tahun ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 dan dikenal berpengalaman dalam bidang reserse.

Sebelum menjabat Kapolda Jabar, Rudy Sufahriadi menjabat Asisten Operasi Kapolri. Sebelum itu pula, Rudy telah menjabat banyak jabatan penting, mulai dari Kepala Unit Reserse Brimob Direktorat Serse Polda Metro Jaya pada 1997, Komandan Batalyon A Satuan Brimob Polda Papua pada 2000.

Dia juga pernah menjadi Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Maluku (2001), Wakil Kepala Satuan I Gegana Korps Brimob Polri (2004), Kepala Kepolisian Resor Poso (2005), dan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2007).

Lalu di tahun yang sama, dia menjabat Kepala Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara (2009), Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri (2010), Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (2010–2016).

Pada 2016 hingg 2018, Rudy menjabat Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, selanjutnya Kepala Korps Brimob Polri (2018–2019), Asisten Operasi Kapolri (2019), hingga akhirnya menjabat Kapolda Jabar sejak 2019.

Dalam kariernya, Rudi dikenal dengan tiga kasus yang ditangani, yakni kasus mutilasi tiga siswi Kristen Poso pada 2005, Operasi Anti-Teror Bareskrim Poso pada 2005–2007, dan Operasi Tinombala pada 2016.

Pencopotan jabatan Kapolda Jabar hari ini terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan di wilayah hukum Polda Jabar dalam beberapa hari terakhir. Selain Kapolda Jabar, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana juga dicopot dari jabatannya.

"Ada dua kapolda yang tidak menegakkan protokol kesehatan. Maka diberikan saksi berupa pencopotan yaitu kapolda metro jaya kedua jawa bawa barat," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Senin (16/11/2020).

Diketahui, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahradi sebelumnya mengeluhkan kegiatan di Megamendung, Bogor yang dihadiri petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Pasalnya, kegiatan Rizieq diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: