Pria Bawa Motor Pelat B Diduga Gantung Diri di Area Permakaman Pantura Subang

Yudy Heryawan Juanda ยท Selasa, 28 April 2020 - 16:49:00 WIB
Pria Bawa Motor Pelat B Diduga Gantung Diri di Area Permakaman Pantura Subang
Seorang pria ditemukan tewas tergantung di pohon di area permakaman, kawasan Pantura, Subang. (Foto iNews.id/Yudy).

SUBANG, iNews.id - Sosok pria ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon di area permakaman umum kawasan Pantura, Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang. Hal ini membuat geger warga sekitar. Terlebih saat korban ditemukan terdapat satu unit kendaraan roda dua berpelat B di samping pohon.

Korban tak dikenal tersebut pertama kali ditemukan warga pukul 02.00 WIB, Selasa (28/4/2020) dini hari. Namun selama beberapa jam jasad tersebut didiamkan hingga tim penanganan Covid-19 tiba di lokasi pagi menjelang siang. Petugas Inafis Polres Subang yang berada di lokasi pun tidak berani mendekati korban.

Kepala Desa Sukareja Dedet Dartim mengatakan, polisi dan warga khawatir terhadap virus corona karena melihat kendaraan di dekatnya berpelat nomor Jadetabek.

"Karena pelat dari zona merah corona pelat B, kami berusaha sesuai dengan peraturan, polisi saja tidak menyentuhnya," kata Dedet, di Kabupaten Subang.

Proses evakuasi dilakukan tim penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, dengan prosedur sesuai protokol kesehatan. "Semua sudah sesuai dengan protap dan SOP, dilakukan oleh petugas berwajib," ujar Dedet.

Belum diketahui pasti motif dibalik kematian korban, apakah gantung diri, karena penyakit, ataupun tindak kejahatan. Petugas Polsek Pamanukan Subang bahkan belum bisa memastikan terkait penanganan lanjut terhadap jasad tersebut. Setelah dievakuasi jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Pamanukan.

Sementara ciri-ciri korban berusia antara 30 - 40 tahun, rambut pendek, perawakan gemuk, kulit sawo matang, mengenakan kaos lengan pendek berwarna merah, serta celana pendek berwarna coklat. Bersama jasad korban ditemukan satu unit sepeda motor jenis bebek matik bernomor polisi B 4236 FKI dan sebuah helm berwarna merah kombinasi hitam.


Editor : Rangga Permana