Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ibu Kandung, Kakek dan Paman Bunuh Bocah 13 Tahun
SUBANG, iNews.id - Ditreskrimum Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus ibu, paman, dan kakek bunuh bunuh Muhammad Rauf bocah 13 tahun. Dalam rekonstruksi ini terlihat eksekutor penganiayaan korban adalah sang kakek.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar bersama Satreskrim Polres Subang dan Polres Indramayu menggelar rekonstruksi atas kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban Muhammad Rauf tewas.
Rekonstruksi digelar di dua TKP, yaitu, kediaman para pelaku di Dusun Parigi Dua, Desa Parigimulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang dan di lokasi korban dibuang di Blok Sukatani, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Indramayu. Tiga tersangka, N (43) ibu kandung korban, S (24) paman, dan W (70) kakek, dihadirkan dalam rekonstruksi.
Dalam rekonstruksi ini diawali ketika korban hendak masuk ke rumah melalui atap. Saat masuk rumah korban diketahui oleh kakeknya. Lalu ibu korban menindih korban ke kasur dan menghubungi adiknya untuk mengikat tangan korban. Di saat itu korban dipukul menggunakan tongkat hingga gergaji oleh si kakek.
Kondisi korban lemas dan penuh darah, si ibu panik dan meminjam motor tetangga untuk membuang korban. Sulit membawa korban menggunakan motor bebek tetangga, si ibu menyempatkan menggantinya dengan meminjam motor matik milik saudaranya.
Dengan menggunakan motor matik tersebut tersangka dan membuang korban yang masih dalam keadaan hidup ke sebuah sungai irigasi di Anjatan, Indramayu hingga korban akhirnya ditemukan tewas oleh warga.
Diketahui, korban yang putus sekolah sudah bertahun-tahun tidak tinggal bersama orang tuanya dan tidur di mana saja. Korban juga dikenal sering mencuri bahkan ponsel ibu kandungnya sempat dicuri meskipun akhirnya dikembalikan.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang mengatakan, dalam rekonstruksi ini rencananya dilakukan sebanyak 112 adegan. "Rekonstruksi yang menghadirkan ketiga tersangka ini disaksikan oleh Kejati Jabar," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang.
Puluhan warga, baik di Kabupaten Subang maupun Indramayu terlihat memadati sekitar TKP untuk melihat proses rekonstruksi. Mereka ingin melihat langsung para tersangka membunuh korban.
Editor: Agus Warsudi