Perusahaan Dinilai Enggan Naikkan Upah, Buruh di Sukabumi Demo di Halaman Pabrik

Dharmawan Hadi ยท Selasa, 21 Desember 2021 - 14:28:00 WIB
Perusahaan Dinilai Enggan Naikkan Upah, Buruh di Sukabumi Demo di Halaman Pabrik
Buruh berunjuk rasa di halaman pabrik garmen di Sukabumi karena dinilai perusahaan enggan menaikkan upah. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Ribuan buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Sukabumi berunjuk rasa di halaman pabrik garmen PT Gunung Salak Sukabumi, Desa Bababakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/12/2021). Mereka menuntut kenaikan upah antara 5-10 persen di 2022.

Sekertaris GSBI Sukabumi, Didit Kurniawan mengatakan, aksi para buruh tersebut menuntut kenaikan upah 2022 dan meminta perusahaan bisa mengakomodasi pengajuan dari serikat pekerja, baik PT Citra Dwi Busana (CDB) maupun PT Gunung Salak Sukabumi (GSS) terkait kenaikan upah tahun 2022 sebesar 5-10 persen selambat-lambatnya tujuh hari.

"Surat pertama kami ajukan pada 24 November lalu, mengajak perusahaan untuk berunding tentang kenaikan upah. Sekaligus pemberitahuan jika dalam tujuh hari belum ada jawaban, maka kita akan melakukan aksi. Namun anehnya sudah tiga kali melayangkan surat, tidak ada tanggapan dari perusahaan," ujar Didit kepada MNC Portal Indonesia. 

Didit menambahkan, tuntutan tersebut di luar konteks regulasi pemerintah daerah, karena dalam Surat Edaran Bupati bahwa perundingan bisa dilakukan dengan serikat pekerja bila perusahaan tidak mampu. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: