Peringatan Maulid Nabi di Kertawinangun Cirebon, Warga Ramai-ramai Angkut Kayu Keramat

Hasan Hidayat · Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:40:00 WIB
Peringatan Maulid Nabi di Kertawinangun Cirebon, Warga Ramai-ramai Angkut Kayu Keramat
Warga bergotong royong mengangkat kayu keramat dari dalam kolam untuk kemudian disemayamkan. Prosesi itu merupakan bagian dari acara Muludan di Kertawinangun, Cirebon. (Foto: iNews.id/Hasan Hidayat)

CIREBON, iNews.id - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon (muludan tuk) terbilang cukup unik. Pasalnya, pada puncak acara muludan di desa tersebut digelar tepatnya sepekan setelah pelal ageng muludan Kasepuhan dan Kanoman yang digelar pekan lalu.

Pada muludan tuk dilakukan pengangkatan buyut kayu perbatang, Pangeran Mancur Jaya, sebuah pusaka yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat.

Juru pelihara merangkap juru kunci Situs Balong Keramat Pangeran Mancur Jaya, Raden Suparja mengatakan, puncak acara muludan alias pelal di Desa Kertawinangun, diperingati setiap tanggal 19 Rabiul Awal, atau sepekan setelah puncak muludan di Keraton Kanoman dan Kasepuhan Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Raden Parja berharap, masyarakat sekitar terutama pemuda dan pemudi sebagai penerus sesepuh nanti, agar tetap dapat menjaga cagar budaya peninggalan nenek moyang. Karena menutnya, kalau tidak ada pelestarian dan dibiarkan maka sejarah di masa yang akan datang akan musnah sia-sia, itu yang tidak diharapkan orang-orang terdahulu.

"Untuk masyarakat sekitar dan pemuda pemudi, agar terus mengikuti ritual-ritual bersejarah seperti ini. Saya berharap jangan sampai adat istiadat ini tidak terawat dan terlebih punah, jadi untuk muda-mudi mari bersama-sama untuk merawat benda cagar budaya," ujarnya.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: