get app
inews
Aa Text
Read Next : Pascabentrok, Keraton Kasepuhan Cirebon Kondusif, Rahardjo Djali Tantang Tes DNA

Perebutan Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon, Tokoh Adat Minta Pemerintah Jadi Penengah

Jumat, 27 Agustus 2021 - 22:34:00 WIB
Perebutan Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon, Tokoh Adat Minta Pemerintah Jadi Penengah
Keraton Kasepun Cirebon merupakan cagar budaya nasional sehingga pemerintah diharapkan jadi penengah untuk menyelesaikan kisruh perebutan takhta yang tengah terjadi. (Foto: iNews/Miftahudin)

Diberitakan sebelumnya, pelantikan perangkat Keraton Kasepuhan versi Raharjo Djalil di Bangsal Pangrawit, Keraton kasepuhan, Cirebon, ricuh, Rabu (25/8/2021). Kericuhan terjadi saat Sultan Aloeda II Rahardjo Djali tengah melantik perangkat atau pembantu sultan di Bangsal Pangrawit.

Di tengah prosesi pelantikan, tiba-tiba sekelompok orang datang dan merangsek ke dalam bangsal. Mereka berusaha membubarkan kegiatan pelantikan tersebut dengan alasan tanpa izin Sultan Sepuh.

Sontak saja, beberapa orang di bagsal berupaya mengadangnya. Saling dorong di antara mereka tak terhindari. Massa yang datang pun berhasil dihalau ke luar bangsal hingga prosesi pelantikan tetap berjalan.

Bentrok kedua kelompok pun terjadi. Kedua kelompok saling lempar batu. Akibatnya sejumlah fasilitas keraton rusak, terutama bagian atap dan pot kembang di areal keraton.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut