Penjual dan Pembeli Obat Terlarang Tertangkap Tangan sedang Transaksi di Lembang KBB

Adi Haryanto · Kamis, 27 Januari 2022 - 07:53:00 WIB
Penjual dan Pembeli Obat Terlarang Tertangkap Tangan sedang Transaksi di Lembang KBB
Ilustrasi penangkapan penjual dan pembeli obat terlarang di Lembang, KBB. (Foto: iNews.id)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkap peredaran obat-obatan terlarang di sebuah warung kelontong yang berada di Jalan Adiwarta, Desa lembang, Kecamatan Lembang. MF penjual dan DR pembeli obat terlarang tertangkap tangan saat sedang transaksi.

Kepala BNN KBB AKBP M Julian mengatakan, kasus tersebut terbongkar berawal dari laporan masyarakat yang resah akibat adanya peredaran obat-obatan keras bebas terbatas. Kemudian dilakukan pengintaian ke lapangan hingga akhirnya pelaku dibekuk. 

"Setelah melakukan pengintaian, kami berhasil menangkap penjual obat terlarang berinial MF dan seorang pembeli berinisial DR," kata Kepala BNN KBB, Rabu (26/1/2022).

AKBP M Julian menyatakan, pelaku penjual dan pembeli itu ditangkap saat sedang melakukan transaksi. Mereka tidak bisa mengelak karena ditemukan barang bukti obat-obatan terlarang. 

"Para pelaku tertangkap tangan sedang transaksi. ketika sedang transaksi di tempat itu. Barang bukti yang diamankan 85 butir Trihexyphenidyl, 263 butir Tramadol, dan 641 butir Hexymer," ujarnya. 

Warung kelontong tersebut, tutur Kepala BNN KBB, disinyalir telah lama beroperasi menjual obat-obatan terlarang. Karena itu masyarakat merasa resah dengan aktivitas peredaran obat terlarang yang dikonsumsi remaja tersebut. 

Saat ini, pelaku pengedar telah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Cimahi untuk diproses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, untuk DR sebagai pengguna dapat menjalani rehabilitasi.

"Pelaku MF sudah diserahkan ke Polres Cimahi untuk proses hukum lebih lanjut. Kalau pengguna (pembeli) bisa menjalani rehabilitasi," tutur Kepala BNN KBB.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: