Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak
Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Barat, Geary M Fherza mendukung program penataan kabel udara, tetapi menilai tenggat waktu pelaksanaan yang diberikan terlalu singkat. Kondisi itu menyebabkan proses penyesuaian jaringan tidak dapat dilakukan secara optimal.
Akibatnya, lebih dari 4.000 pelanggan internet mengalami gangguan layanan. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pelanggan rumah tangga, tetapi juga sektor usaha seperti ritel, hotel, dan berbagai layanan lainnya yang bergantung pada koneksi internet.
"Yang terdampak ada 4.772 customer berbagai macam segmentasi. Pertama yang paling besar itu segmen ritel rumahan, korporat dan pendidikan. Ini yang banyak terdampak, sisanya pemerintahan dan lain-lain," ucap Geary.
Pemkot Bandung memastikan gangguan yang terjadi bersifat sementara. Pemkot bersama pihak terkait saat ini terus melakukan percepatan pemulihan jaringan yang terdampak penataan kabel udara sepanjang sekitar satu kilometer tersebut agar layanan internet dapat kembali normal dalam waktu dekat.
Editor: Kurnia Illahi