Pemkab Garut Bagikan Uang Kerohiman untuk Korban Banjir Bandang Rp600 Juta

fani ferdiansyah ยท Jumat, 22 Juli 2022 - 19:49:00 WIB
Pemkab Garut Bagikan Uang Kerohiman untuk Korban Banjir Bandang Rp600 Juta
Proses pembersihan kawasan permukiman terdampak banjir Garut, Jumat (15/7/2022) lalu. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNews.id - Uang kerohiman sebesar Rp500.000 per rumah terdampak banjir bandang mulai dibagikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Berdasarkan pendataan yang dilakukan, uang kerohiman diberikan pada 1.200 warga pemilik rumah yang dinilai layak mendapatkan dana tersebut. 

Kepala BPBD Kabupaten Garut Nurdin Yana menjelaskan, uang tersebut merupakan bentuk cash for work yang dijanjikan pemerintah daerah, sebagai perhatian kepada masyarakat terdampak yang membersihkan rumahnyarumahnya dari material banjir. 

"Ada sekira 6.000 rumah terdampak banjir dan longsor yang diajukan untuk cash for work ini, namun setelah dikaji kembali hanya 1.200 yang layak," kata Nurdin Yana, kepada MPI Jumat (22/7/2022). 

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut ini memaparkan, kriteria yang ditetapkan pemerintah terhadap penerima uang kerohiman didasarkan pada lokasi dan dampak dari bencana banjir bandang terhadap rumah warga. 

"Dana kerohiman yang kami berikan total mencapai Rp600 juta," sebutnya. 

Dia menyampaikan Pemkab Garut sebelumnya akan memberikan uang kerohiman dari mulai Rp500.000 sampai Rp1 juta yang dinilai dari tingkat risiko rumah terdampak banjir. Namun akhirnya, hasil keputusan bersama pemberian uang kerohiman bagi korban banjir dibagi rata menjadi Rp500 ribu per rumah untuk menghindari munculnya permasalahan baru.

"Awalnya Rp500.000 sampai Rp1 juta, tapi kita tetapkan diratakan saja semuanya Rp500.000 per rumah agar tidak muncul perselisihan di antara warga," ujarnya. 

Pemkab Garut menetapkan, tanggap darurat selama dua pekan. Pada satu pekan ini, lanjutnya, berbagai pihak masih terus membersihkan lingkungan dan pemukiman warga yang terdampak banjir.

Selain itu, lanjut dia, jajarannya masih melakukan pendataan daerah yang terdampak banjir untuk menghitung besaran kerugian materi akibat bencana itu.

Sementara itu, Diskominfo Kabupaten Garut merilis data terakhir pada sore hai. Bencana banjir di Jumat (15/7/2022) malam lalu total telah membuat sebanyak 19.546 orang warga Garut terdampak, dengan 785 di antaranya saat ini harus mengungsi.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: