Pastikan Tak Ada Teror Seks Pria Bertopeng di Subang, Polisi: Anak Dirawat karena Diare

Yudy Heryawan Juanda ยท Rabu, 22 Januari 2020 - 17:34 WIB
Pastikan Tak Ada Teror Seks Pria Bertopeng di Subang, Polisi: Anak Dirawat karena Diare
Anak di Subang di Disekap, Senin (20/1/2020) (Foto: iNews/ Yudy Heryawan)

SUBANG, iNews.id - Seorang anak FS mengaku disekap oleh beberapa pria bertopeng dan menjadi korban kekerasan seksual di Subang, Jawa Barat (Jabar). Polsek Pamanukan mengatakan anak tersebut dirawat di Puskesmas Pamanukan bukan karena kekerasan seksual tapi hanya diare.

"Disampaikan luka pada tubuh korban, diakibatkan diare, Itu keterangan dari pihak orang tua," kata Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, Rabu (22/1/2020).

Polisi hingga kini tidak menemukan bukti adanya teror seks tersebut. Dia memastikan tidak ada kekerasan seksual yang terjadi pada anak.

"Kami polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan bahwa sampai saat ini tidak ditemukan atau tidak ada pelecehan terhadap anak," kata Dadang.

BACA JUGA:

Heboh Teror Kekerasan Seksual Anak di Subang, Pelakunya Diduga Pria Bertopeng

Polisi Tak Temukan Bukti Teror Seks Pria Bertopeng ke Anak di Subang

Dadang mengatakan tidak menemukan barang bukti berupa bambu atau senjata tajam yang disebut-sebut digunakan untuk mengancam korban. Pria bertopeng yang diduga melakukan pelecehan tersebut juga tidak ditemuakn.

"Pria misterius sampai saat ini tidak menemukan dan tidak saksi yang melihat," kata Dadang.

Sebelumnya, FS dirawat di Puskesmas Pamanukan. Dia disebut baru saja mengalami pelecehan seksual.

"Main-main di proyek mancing. Ada lima orang bertopeng kayaknya. Terus disekap. Pulang-pulang sudah kejadian," kata Ibu koban, SA, Senin (20/1/2020).

Sementara itu, Dokter jaga Puskesmas Pamanukan Bahtiar Rivai membenarkan ada anak yang dirawat karena diduga menjadi korban kekerasan seksual. Sudah ada empat anak yang dirawat di puskesmas itu.

"Setelah diperiksa fisik, benar ada bekas kekerasan," kata Bahtiar.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq