Polisi Tak Temukan Bukti Teror Seks Pria Bertopeng ke Anak di Subang

Yudy Heryawan Juanda ยท Rabu, 22 Januari 2020 - 17:24 WIB
Polisi Tak Temukan Bukti Teror Seks Pria Bertopeng ke Anak di Subang
Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, Rabu (22/1/2020) (Foto:iNews/Yudy)

SUBANG, iNews.id - Seorang anak FS mengaku disekap oleh beberapa pria bertopeng dan menjadi korban kekerasan seksual di Subang, Jawa Barat (Jabar). Polsek Pamanukan menegaskan hingga saat ini tidak menemukan bukti dari dugaan tersebut.

"Kami polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan bahwa sampai saat ini tidak ditemukan atau tidak ada pelecehan terhadap anak," kata Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, Rabu (22/1/2020).

Dadang mengatakan tidak menemukan barang bukti berupa bambu atau senjata tajam yang disebut-sebut digunakan untuk mengancam korban. Pria bertopeng yang diduga melakukan pelecehan tersebut juga tidak ditemukan.

"Termasuk sajam atau bambu tidak ditemukan," kata Dadang.

BACA JUGA:

Heboh Teror Kekerasan Seksual Anak di Subang, Pelakunya Diduga Pria Bertopeng

Bawa Celurit saat Nongkrong, Anggota Geng Motor di Bekasi Diciduk Polisi

Sebelumnya, FS dirawat di Puskesmas Pamanukan. Dia disebut baru saja mengalami pelecehan seksual.

"Main-main di proyek mancing. Ada lima orang bertopeng kayaknya. Terus disekap. Pulang-pulang sudah kejadian," kata Ibu koban, SA, Senin (20/1/2020).

Sementara itu, Dokter jaga Puskesmas Pamanukan Bahtiar Rivai membenarkan ada anak yang dirawat karena diduga menjadi korban kekerasan seksual. Sudah ada empat anak yang dirawat di puskesmas itu.

"Setelah diperiksa fisik, benar ada bekas kekerasan," kata Bahtiar.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq