Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Wagub Jabar: Kapasitas RS di Jabar Overload
BANDUNG, iNews.id - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Jawa Barat yang terus bertambah berdampak terhadap tingkat keterisian atau kapasitas rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 yang melampaui ambang batas atau oveload.
Bahkan, kini, kapasitas RS rujukan Covid-19 di Jabar telah melampaui standar World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan ambang batas aman sebesar 65 persen.
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, saat ini, kapasitas RS rujukan Covid-19 di Jabar kini telah mencapai 75 persen seiring bertambahnya pasien Covid-19.
"Keterisian RS Covid-19 di Jabar sekarang sudah 75 persen. Sebenarnya ini sudah di ambang batas. Kan ambang batas WHO itu 65 persen," kata Uu seusai Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (30/11/2020).
Wagub Uu mengemukakan, kapasitas RS Covid-19 yang telah melewati ambang batas aman didominasi oleh rumah sakit di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). "Kalau wilayah lain ini relatif aman. Tapi dari jumlah itu kan diakumulasikan di Jabar," ujar Wagub Jabar.
Satgas Covid-19 Jabar, tutur Uu Ruzhanul Ulum, akan terus memberikan penyadaran kepada masyarakat agar meningkatkan ketaatan menerapkan protokol kesehatan.
Upaya tersebut menjadi salah satu solusi agar pasien Covid-19 tidak terus bertambah dan kapasitas RS rujukan Covid-19 kembali pada ambang batas yang aman.
"Sehebat apapun program kami (dalam penanggulangan pandemi Covid-19), kalau masyarakat tidak sadar akan prorokol kesehatan, tidak ada artinya. Maka, kesadaran masyasrakat paling penting. Kami juga tidak akan lelah menyampaikan," tutur Uu Ruzhanul Ulum.
Dalam kesempatan itu, Uu juga mengapresiasi kabupaten/kota yang sudah melakukan penanganan Covid-19 dengan baik. Disebutkan Uu, dari 27 kabupaten/kota di Jabar, penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi, Ciamis, Garut, dan Kota Bekasi terbaik dalam penanganan COVID-19 di Jabar. "Meskipun masuk zona merah, Kabupaten Bekasi penanganan Covid-nya bagus," kata Wagub Jabar.
Editor: Agus Warsudi