Pasar Penampungan Sukabumi Terbakar, Dua Pedagang Luka

Antara · Senin, 20 Januari 2020 - 16:13 WIB
Pasar Penampungan Sukabumi Terbakar, Dua Pedagang Luka
Pasar Penampungan di Sukabumi Terbakar, Senin (20/1/2020) (Foto: Antara)

SUKABUMI, iNews.id - Pasar penampungan pedagang Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat terbakar pada Senin (20/1/2020) pagi. Akibatnya, sembilan kios milik pedagang hangus dilalap api.

"Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi penyebab terjadinya kebakaran akibat kelalaian pedagang kelapa parut yang saat menuangkan bahan bakar untuk menyalakan mesin parut bahan bakarnya terkena percikan api diduga dari kabel yang korslet," kata Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Iskandarsyah di Sukabumi, Senin (20/1/2020).

Ada dua pedagang yang terluka akibat kebakaran itu. Dua pedagang itu kini mendapat perawatan secara intensif.

"Dua pedagang yang terluka tersebut yakni Dede Ilham pemilik kios kelapa parut yang mengalami luka bakar di punggung kaki kanan atas dan seorang lainnya terluka tusuk kaca pada tangan yang diketahui bernama Iwan," kata Iskandarsyah.

BACA JUGA:

Kesultanan Selacau Muncul di Tasikmalaya, Ada Struktur Pemerintahan dan Donatur

Terekam CCTV, Ini Aksi Maling Tak Sampai Semenit Gondol Motor di Bogor

Informasi yang dihimpun, kebakaran sembilan kios di pasar penampungan pedagang Pasar Pelita Kota di Kecamatan Citamiang sekitar pukul 08.45 WIB. Kebakaran berawal dari kios pedagang kelapa parut.

Sebelum api membesar terdengar dua kali ledakan dan api langsung berkobar serta merembet ke bangunan kios yang ada di kiri dan kanannya. Bahan bangunan kios yang mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat membesar dan merembet.

Kondisi pasar yang sedang ramai kegiatan jual beli seketika panik serta tanpa dikomandoi warga dan pedagang memadamkan api dengan alat seadanya menunggu mobil Damkar tiba di lokasi. Tidak lama enam unit mobil Damkar langsung beraksi memadamkan api yang semakin membesar dan hanya hitungan menit api bisa langsung dipadamkan dan dipastikan tidak ada titik dan bara api yang masih menyala.

"Untuk kerugian masih dalam pendataan, namun yang terpenting tidak ada korban jiwa dan kami fokus dalam memadamkan api agar tidak terus merembet apalagi di lokasi pasar penampungan banyak kios dan los yang bahan bangunannya mudah terbakar," ujarnya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq