get app
inews
Aa Text
Read Next : 8 Tempat Wisata di Garut yang Lagi Hits untuk Healing Maksimal Bareng Keluarga

Kesultanan Selacau Muncul di Tasikmalaya, Ada Struktur Pemerintahan dan Donatur

Senin, 20 Januari 2020 - 11:36:00 WIB
Kesultanan Selacau Muncul di Tasikmalaya, Ada Struktur Pemerintahan dan Donatur
Suasana Kesultanan Selacau (Foto: Istimewa)

TASIKMALAYA, iNews.id - Kesultanan Selacau mempunyai struktur pemerintahan dari tingkat sultan hingga tingkat kelurahan. Kesultanan ini juga mempunyai donatur untuk membiayai kegiatannya.

Rohidin (40), yang bergelar Sultan Patra Kusumah VIII, mengatakan struktur pemerintahan tersebut hanyalah simbol kebduyaan. Ada struktur dari tingkat menteri hingga kelurahan.

"Ada nama kementerian kalau di republik. Di sini nama kebudayaan itu mangkubumi. Ada mahapatih dibantu mangkubumi, di atas menteri ada menko. Kalau level provinsi itu jawatan adipati, kalau kabupaten tumenggung, kalau kecamatan demang, kalau kelurahan itu kalurahan. Nama struktur hanya penamaan saja," kata Rohidin, Senin (20/1/2020).

Rohidin mengatakan untuk kegiatannya dibantu oleh seorang donatur. Donatur tersebut bernama Bambang Utomo.

"Beliau pemimpin tertinggi kami," ucapnya.

BACA JUGA:

Kesultanan Selacau Muncul di Tasikmalaya, Ini Sosok Pendiri

Penampakan Kesultanan Selacau di Tasikmalaya

Kesultanan Selacau masih melakukan kegiatannya setiap hari Kamis. Dia memastikan kesultanan tersebut bukan merupakan pemerintahan baru tapi hanya untuk melestarikan kebudayaan.

"Semuanya berdasarkan kebudayaan," kata Rohidin.

Sebelumnya diberitakan, Kesultanan Selacau berada di Kampung Nagaratengah, Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Kesultanan tersebut mempunyai bangunan sendiri yang warnanya didominasi hijau.

Ada gapura dengan patung harimau dan memegang simbol Kesultanan Selacau di depan pintu masuk. Ada pula prasasti yang menandakan Kesultanan Selacau sebagai cagar budaya.

Rohidin mengaku tidak takut jika Kesultanan Selacau dipermasalahkan. Dia mengaku sudah mendapat pengakuan dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Yang bisa membuktikan kan orang-orang hukum," kata Rohidin, Sabtu (18/1/2019).

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut