MNC Peduli Salurkan Bantuan ke Puskesmas Banjaran Kota, Tenaga Medis dan Pegawai Semringah

Agung Bakti Sarasa · Kamis, 03 Desember 2020 - 17:07:00 WIB
MNC Peduli Salurkan Bantuan ke Puskesmas Banjaran Kota, Tenaga Medis dan Pegawai Semringah
Para tenaga medis dan pegawai Puskesmas Banjaran Kota semringah saat menerima bantuan dari MNC Peduli, Kamis (3/12/2020). (Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG, iNews.id - MNC Peduli tidak hanya mengapresiasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang dalam upaya membantu penanganan Covid-19. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat, MNC Peduli juga memberikan bantuan ke fasilitas layanan kesehatan setingkat pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

MNC Peduli kemudian menyambangi Puskesmas Banjaran Kota setelah selesai menyalurkan bantuan kepada pihak RSUD Soreang. Bantuan serupa berupa permen pelega tenggorokan, makanan sehat, dan air mineral juga disalurkan untuk tenaga medis dan pegawai di puskesmas yang berlokasi di Jalan Pajagalan Nomor 18, Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis (3/12/2020).

Kepedulian dan wujud apresiasi MNC Peduli kepada Puskesmas Banjaran Kota dalam upaya penanganan Covid-19 itu pun disambut semringah para tenaga medis dan pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Bahkan, mereka langsung mencicipi sejumlah paket bantuan MNC Peduli tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada MNC Peduli. Mudah-mudahan ini menjadi support bagi teman-teman, khususnya tenaga kesehatan di puskesmas kami," kata Kepala Subbagian Tata Usaha Puskesmas Banjaran Kota, Abdul Muhyi, S.Kep seusai menerima bantuan.

Menurut dia, bantuan yang diberikan MNC Peduli sangat berguna bagi para tenaga medis, termasuk pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Apalagi, kata Abdul Muhyi, di tengah situasi pandemi Covid-19, para tenaga medis memerlukan dukungan dari semua pihak.

"Bantuan ini sangat bermanfaat, sehingga teman-teman, khususnya tenaga kesehatan dapat tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini," katanya.

Lebih lanjut Abdul Muhyi mengakui, pandemi Covid-19 memaksa pihaknya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Pelayanan itu di antaranya mengubah alur pelayanan dengan memisahkan pasien yang terindikasi menderita penyakit infeksius dan tidak.

"Di tengah pandemi ini, mau tidak mau, suka tidak suka, kami mengubah alur pelayanan. Kami harus pisahkan mana yang infeksius mana yang tidak. Ini untuk meningkatkan pelayanan, terutama untuk pencegahan Covid-19," katanya.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2