Menggembirakan, Pasien Positif Covid-19 di Garut Terus Berkurang

Antara · Minggu, 01 Agustus 2021 - 17:48:00 WIB
Menggembirakan, Pasien Positif Covid-19 di Garut Terus Berkurang
Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut, Yeni Yunita, menyampaikan terjadi penurunan pasien positif Covid-19 di Garut. (Foto: Antara)

GARUT, iNews.id - Menggembirakan, kasus pasien positif Covid-19 Kabupaten Garut terus berkurang. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut menyampaikan laporan terbaru pasien aktif di kabupaten itu sebanyak 649 orang.

"Pasien isolasi mandiri 489 kasus dan isolasi di rumah sakit atau perawatan 160 kasus," kata Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut, Yeni Yunita di Garut, Minggu (1/8/2021).

Dia menyampaikan kasus aktif positif Covid-19 itu terus menunjukkan angka penurunan setiap harinya. Saat ini tercatat sebanyak 649 orang, sehari sebelumnya 715 orang, begitu juga beberapa hari lalu angkanya lebih banyak.

Penurunan kasus itu, kata dia, terjadi sejak mulai diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 3-26 Juli, yang dilanjutkan dengan PPKM level 3 hingga 2 Agustus 2021.

Terkait kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut, juga menunjukkan angka penurunan, setiap harinya di bawah 100 kasus.

"Kasus positif Covid-19 selama sepekan terakhir terus menurun. Data ini saya dapatkan dari Dinas Kesehatan per harinya di bawah 100," kata Yeni.

Dia menyampaikan laporan Satgas Penanganan Covid-19 Garut pada Minggu sore tercatat kasus baru positif Covid-19 sebanyak 44 kasus atau terjadi penurunan dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 68 kasus. Sedangkan kasus konfirmasi positif telah selesai menjalani isolasi atau dinyatakan sembuh sebanyak 105 orang.

Meski ada penurunan kasus baru, dilaporkan masih terjadi kasus kematian pasien Covid-19, yakni sebanyak lima orang.

Secara keseluruhan sejak wabah Covid-19 di Garut, kasus terkonfirmasi mencapai 23.395 kasus, terdiri atas 489 kasus isolasi mandiri, 160 kasus isolasi di rumah sakit, 21.629 kasus dinyatakan sembuh, dan 1.117 kasus meninggal dunia. 

Editor : Asep Supiandi