Massa Pendukung Balon Perseorangan Pilkada Indramayu 2020 Rusak Kantor KPU

Toiskandar ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 22:30 WIB
Massa Pendukung Balon Perseorangan Pilkada Indramayu 2020 Rusak Kantor KPU
Massa pendukung salah satu bakal calon kepala daerah protes dan mengamuk di kantor KPU Kabupaten Indramayu, Rabu (24/6/2020). (Foto: iNews/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Massa dari pendukung salah satu bakal calon Bupati Indramayu mengamuk di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu. Massa protes dan mempertanyakan penundaan verifikasi faktual yang dilakukan KPU.

Massa puluhan orang merupakan pendukung dari pasangan bakal calon kepala daerah jalur perseorangan Toto Sucartono dan Deis Handika. Mereka menggeruduk kantor KPU Kabupaten Indramayu untuk memprotes penundaan verifikasi faktual yang rencananya dilakukan Rabu (24/6/2020). Massa mengamuk dan merusak sejumlah barang termasuk jendela kantor.

“Kita sih inginnya lanjut. Tetapi ternyata keputusan KPU RI melalui surat edaran tidak membolehkan untuk kita bisa melaksanakan tahapan lanjutan, sampai pelaksanaan rapid test penyelenggara secara keseluruhan,” kata Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Toni Fathoni, Rabu (24/6/2020).

Sesuai agenda tahapan yang sudah direncanakan, KPU masih memiliki waktu untuk menyelenggarakan verifikasi faktual hingga 29 Juni 2020.

“Kemungkinan baru Kamis (24/6/2020) kita melaksanakan rapid test. Untuk penundaan ya belum bisa dipastikan waktunya sampai kapan,” ujar Toni.

Sementara pihak pendukung pasangan bakal calon Toni Sucartono-Deis Handika merasa kecewa lantaran sudah jauh hari melakukan koordinasi dengan seluruh pendukung untuk mengikuti tahapan verifikasi faktual. Bahkan para pendukung sudah menunda aktivitas lain.

“Saya memahami akan perasaan pribadi mereka. LO (Liasion Officer) sudah mengoordinasikan agar mereka hari ini tidak melakukan aktivitas lain karena akan ada verifikasi. Bahkan di beberapa kecamatan sudah dikumpulkan,” tutur LO Bakal Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Indramayu 2020, Sudrajat.

Atas penundaan ini, Sudrajat meminta kompensasi kepada KPU Kabupaten Indramayu untuk meloloskan 31 ribu lebih calon pendukung yang akan diverifikasi faktual.

Dari peristiwa ini tiga orang yang diduga melakukan pengerusakan diamankan petugas kepolisian dari Polres Indramayu.


Editor : Rangga Permana