Makanan Khas Jawa Barat, Leumeung Hanya Disantap di Waktu Khusus

Asep Supiandi · Kamis, 24 Maret 2022 - 11:05:00 WIB
Makanan Khas Jawa Barat, Leumeung Hanya Disantap di Waktu Khusus
Salah satu makanan khas Jawa Barat adalah leumeung di Kampung Krajan, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. (Foto: iNews.id/Asep Supiandi)

PURWAKARTA,iNews.id –  Makanan khas Jawa Barat seolah tak habis-habisnya untuk dieksplorasi, mulai penganan zaman dulu hingga kekinian. Keanekaragaman makanan dari 26 kota/kabupaten di Jawa Barat tentunya memiliki kekhasan berbeda-beda, terutama kuliner yang tercipta dari hasil olah cipta dan karya para karuhun (leluhur).

Kabupaten Purwakarta salah satunya, menjadi wilayah yang memiliki makanan khas di Jawa Barat. Tidak hanya sate maranggi dan simping (cemilan berbentuk bulat tipis berbahan dasar tepung tapioka) saja yang menjadi kuliner khas dari daerah ini.   

Ada satu makanan ekslusif di Kampung Krajan, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong. Di kampung ini tersimpan salah satu kuliner warisan karuhun yang jarang diketahui banyak orang. Makanan ini terbilang langka dan biasanya hanya disantap untuk momen-momen tertentu, seperti panen raya atau menjelang puas Ramadhan.

Makanan ini belum pernah dijajakan di kedai-kedai, warung makan atau pun restoran. Wajar jika sebagian besar warga Purwakarta tidak terlalu mengenalnya. Padahal, makanan ini merupakan kekayaan terpendam dan menjadi salah satu makanan khas di Jawa Barat.

Masyarakat setempat menamakannya 'leumeung'. Dalam salah satu literasi disebutkan, leumeung biasanya adalah nasi bakar dalam bambu atau kelapa muda. Hanya saja, di Kampung Krajan ini berbeda, bahan bakunya tidak hanya nasi, tapi berupa ikan, ayam atau daging domba. 

Cara memasaknya hampir mirip dengan mengolah sejenis lemang di daerah lain. Namun cara membakar leumeung sedikit unik, sebelum dibakar ujung bambu akan ditutup pakai tanah liat agar tak ada uap keluar. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: