Ledakan Kasus Covid-19, PMI Kota Bandung Kewalahan Layani Permintaan Plasma Konvalesen
BANDUNG, iNews.id - Seiring ledakan kasus Covid-19, permintaan plasma konvalesen sebagai terapi penyembuhan alternatif bagi pasien positif terpapar virus Corona, meningkat. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung saat ini kewalahan dalam memenuhi permintaan plasma konvalesen tersebut.
Pasalnya, PMI Kota kesulitan untuk mendapatkan plasma konvalesen yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh itu. Sementara, plasma konvalesen langka karena jumlah pendonor di Kota Bandung sedikit.
Permintaan plasma konvalesen dari sejumlah rumah sakit yang membutuhkan, tak bisa langsung dipenuhi sehingga harus mengantre.
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bandung dr Uke Muktimanah mengatakan, banyak orang membutuhkan stok plasma konvalesen. Namun PMI tak menyimpan stok plasma konvalesen tersebut.
"Bahkan di ruang penyimpanan darah, PMI tidak menyimpan stok darah apapun karena banyak permintaan dari masyarakat," Kepala UTD PMI Kota Bandung, Jumat (18/6/2021).
Dalam satu hari, ujar dr Uke Muktimanah, PMI hanya menerima 30 pendonor plasma darah konvalesen. Sedangkan yang sudah mengantre untuk mendapatkan plasma konvalesen mencapai 267 orang.
"Sejak pandemi merebak awal 2020 lalu sampai saat ini, kami telah mendistribusikan sebanyak 3.040 labu plasma konvalesen," ujar dr Uke Muktimanah.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, indikator pandemi Covid-19 per Selasa 15 Juni 2021, untuk zonasi, Kota Bandung masih dalam zona oranye atau zona risiko sedang. Terjadi penurunan skor ke angka 1.81 (turun dari skor 2.04
periode 31 Mei–6 Juni 2021).
"Batas skor zona merah adalah 1,80 dan skor kita (Kota Bandung) adalah 1.81. Hal ini menggambarkan bahwa kondisi Kota Bandung kini sangat kritis sehingga perlu antisipasi dan peningkatan kewaspadaan," kata Mang Oded, sapaan akrab Wali Kota Bandung.
Konfirmasi kasus mengalami kenaikan, tutur Mang Oded, menjadi total sebesar 21.127. Konfirmasi aktif di Kota Bandung meningkat sebesar 6,5 persen atau 577 kasus dalam satu bulan terakhir dengan total 1.375. Angka kesembuhan Kota Bandung sebesar 91.75% atau sebanyak 19.385 pasien Covid sudah sembuh.
"Angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia adalah sebesar 1,74 persen atau sebanyak 367 jiwa. Positivity rate di Kota Bandung di angka 6,62. Angka ini masih cukup tinggi meskipun turun cukup signifikan dari satu bulan terakhir," ujarnya.
Editor: Agus Warsudi