Kisah Premana Dikusuma, Raja Galuh yang Pilih Bertapa Tinggalkan Istri Cantik dan Kekuasaan

Avirista Midaada ยท Kamis, 01 Desember 2022 - 05:36:00 WIB
Kisah Premana Dikusuma, Raja Galuh yang Pilih Bertapa Tinggalkan Istri Cantik dan Kekuasaan
Gapura ini disebut-sebut sebagai salah satu bukti keberadaan Kerajaan Galuh. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Penyerangan Kerajaan Galuh membuat sang Raja Purbasora tewas hingga terjadi kekosongan kekuasaan. Saat itulah akhirnya Sanjaya menyerang dan menguasai Galuh sempat memutuskan untuk menjadi raja. 

Namun Sanjaya menyadari bahwa ia tidak berhak naik tahta di Galuh sehingga sempat memutuskan untuk mencari pengganti kekuasaannya. Ki Balangantrang sempat disiapkan jadi suksesor Purbasora, patih Galuh di saat Purbasora bertahta ini akhirnya menolak karena memilih untuk kabur dan tidak bisa dihubungi oleh Sanjaya. 

Pilihan pun jatuh pada tangan Premana Dikusuma sosok cucu Purbasora yang kala itu menjadi raja daerah. Pada usia 43 tahun ia dikenal sebagai rajaresi karena ia sangat tekun mendalami agama dan senang melakukan tapa sejak usia muda. 

Pada "Menemukan Kerajaan Sunda" dari Saleh Danasasmita dikisahkan Premana Dikusuma mendapat julukan juga Bagawat Sajalajala. Penunjukan Premana Dikusuma sebagai pemegang pemerintahan di Galuh oleh Sanjaya cukup beralasan karena selain dia sendiri cucu Purbasora, istrinya yaitu Naganingrum adalah cucu Ki Balangantrang. 

Dengan demikian pasangan suami-isteri ini masing-masing mewakili keturunan Sempakwaja dan Jantaka putera pertama dan kedua Wretikandayun. Dari Naganingrum Premana Dikusuma telah mempunyai seorang putera bernama Surotama alias Manarah yang lahir tahun 718 M. 

Waktu Sanjaya menyerang purasaba Galuh, Manarah saat itu baru berusia lima tahun. Tokoh inilah yang disebut Ciung Wanara dalam literatur Sunda klasik. Sebagai anak usia lima tahun ia tidak banyak menyelami kejadian yang pernah menimpa buyutnya di Keraton Galuh. Buyutnya dari pihak ibulah yaitu Ki Bimaraksa alias Ki Balangantrang yang kemudian akan menguraikan kisah sedih yang telah menimpa keluarga leluhurnya dan sekaligus menyiapkan Manarah untuk melakukan pembalasan.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: