Kisah Misteri Gunung Ciremai, Nomor 4 Kesaksian Para Pendaki Banyak Kejadian Aneh

Amelia Ayu Aldira ยท Senin, 03 Oktober 2022 - 18:41:00 WIB
Kisah Misteri Gunung Ciremai, Nomor 4 Kesaksian Para Pendaki Banyak Kejadian Aneh
Kisah misteri Gunung Ciremai menyimpan banyak cerita aneh yang begitu populer di masyarakat. (Foto: Antara).

MAJALENGKA, iNews.id - Kisah misteri Gunung Ciremai menyimpan banyak cerita aneh yang begitu populer di masyarakat. Terutama di kalangan para pencinta alam yang pernah mendaki Gunung Ciremai.

Gunung Ciremai merupakan, salah satu tempat pendakian terbaik di Jawa Barat. Gunung ini terbentang meliputi tiga kabupaten, yaitu Majalengka, Kuningan hingga Cirebon. 

Gunung Ciremai sudah lama tidak mengalami peningkatan aktivitas vulkanik berbahaya, namun Gunung Ciremai masih merupakan gunung berapi aktif dan suatu saat bisa terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. 

Letusan besar terakhir terjadi pada 1937 dan sejauh ini aktivitas vulkanik di Gunung Ciremai tampaknya telah mereda. Selain itu, di balik keindahan Gunung Ciremai yang konon sangat angker, terdapat pengalaman para pendaki yang mengaku pernah menyaksikan kejadian seram di tempat ini. 

Simak beberapa kisah misteri Gunung Ciremai:

1. Kawah Burung Gunung Ciremai

Letak Kawah Burung berdekatan dengan Desa Argalingga dan Desa Cikaracak, Argapura, Majalengka. Kawah ini merupakan puncak Gunung Ciremai purba. 

Kawah tersebut dipenuhi dengan pepohonan dan semak yang lebat. Hal ini membuat kawasan itu sulit ditembus oleh sinar matahari. Sehingga, kelembabannya cukup tinggi pada siang dan malam hari. Kemudian, menyebabkan kabut tebal yang menemani suara dan bau aneh.

Peristiwa paling heboh terjadi pada November 2011 ketika pesawat Cessna 172 Skyhawk PK-NIP’ milik ‘Nusa Flying International School’ jatuh. Pesawat itu meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta untuk ‘training cross country’ pada pukul 07.00 WIB dan mendarat di Lanud Cakrabuana, Cirebon. 

Namun, pesawat kehilangan kontak saat berada di udara dekat Gunung Ciremai. Pesawat tersebut ditemukan di kaki tebing Kawah Burung dalam keadaan ‘kapal pecah’. Menurut Yono, warga setempat, puing-puing pesawat disembunyikan di Kawah Burung oleh ‘anu ngageugeuh’ (yang bersemayam). 

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: