Kemenpora Beri Literasi Pranikah Anak Muda NU di Tasikmalaya

Kastolani ยท Selasa, 24 Desember 2019 - 09:30 WIB
Kemenpora Beri Literasi Pranikah Anak Muda NU di Tasikmalaya
Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Kemenpora, Abdul Rafur. (Foto: istimewa)

TASIKMALAYA, iNews.id -  Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Kemenpora, Abdul Rafur mengatakan, pernikahan merupakan gerbang memasuki kehidupan yang lebih panjang.

"Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyampaikan pesan kehidupan rumah tangga harus dipersiapkan secara serius oleh pemuda," kata Abdul Rafur di hadapan peserta PKPRT (Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga) Penguatan Kesehatan Reproduksi Pemuda di Gedung MUI Tasikmalaya, Jawa Barat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/12/2019).

Ketua IPPNU Kabupaten Tasikmalaya, Nadia Ulfah menyambut gembira kerja sama ini.

Menurut dia, kegiatan seperti itu berdampak positif bagi kaum muda khususnya pelajar Tasikmalaya yang usianya masih remaja menuju dewasa untuk lebih matang lagi dalam pemahaman diri pra nikah. Sehingga, nikah tidak lagi dianggap hal sepele (hanya mengikuti nafsu).

"Perlu adanya literasi kepemimpinan rumah tangga terlebih dahulu untuk bekal rumah tangga yang sejahtera. Oleh karena itu, kegiatan ini menjawab problematika tersebut," ujarnya.

Ketua IPNU Husni Mubarak mengatakan, dengan adanya kegiatan ini setidaknya anak muda sedikit terbuka tentang pernikahan.

"Kami di IPNU selalu menekankan peran anak muda yang menjadi harapan dan tumpuan masa depan. Salah satunya dengan membina generasi mendatang yaitu membina keluarga," katanya.

Dia menambahkan, mengurus keluarga tidak cukup dengan kapasitas seadanya dan terkesan dipaksakan. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini diharapkan wawasan baru dari sosok pemuda yang siap mengarungi lautan cinta dengan bahtera rumah tangga.

Selama acara materi disampaikan pembicara yang andal di bidangnya yaitu Dr Acep Zoni SM mengupas
materi hukum perkawinan disampaikan, anggota Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor (perlindungan anak dan pengasuhan berkualitas), mantan Komisioner KPAI Pusat Erlinda (kesehatan reproduksi yang disampaikan) dan psikologi pemuda oleh Asep M Tamam.

Peserta PKPRT yang berjumlah 200 orang adalah perwakilan dari setiap organisasi kemahasiswaan baik itu intra maupun ekstra kampus diantaranya BEM/DEMA IAIC, IAILM Suryalaya, STAI, STIA, UNSIL, STAINU, STTC, STIE, STAI-MU PMII, HMI, IPM, KMRT, ITP Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, perwakilan dari tiap pondok pesantren dan juga anggota IPNU-IPPNU tingkat PAC dan PK se-Kabupaten Tasikmalaya.


Editor : Kastolani Marzuki