Kasus Covid-19 Naik, Keterisian Ruang Isolasi di BPSDM Jabar Capai 80 Persen

Adi Haryanto · Jumat, 11 Juni 2021 - 18:10:00 WIB
Kasus Covid-19 Naik, Keterisian Ruang Isolasi di BPSDM Jabar Capai 80 Persen
Kondisi sebagai tempat pusat isolasi pasien Covid-19 di BPSDM Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Tingkat keterisian ruang isolasi pasien di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) BPSDM Jawa Barat mecapai 80 persen. Hal itu diduga sebagai imbas lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Bandung Raya seusai libur Lebaran.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga Jumat (11/6/2021), jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di tempat ini mencapai 144 orang. Jumlah itu naik drastis dari awal bulan Juni yang hanya 54 orang.

"Setelah libur Lebaran peningkatannya drastis. Sampai hari ini saja ada 144 orang atau 80 persen dari kapasitas," kata Penanggungjawab Satuan Pelayanan Isolasi Mandiri Jawa Barat, Hadi Rahmatsyah. 

Pasien Covid-19 yang dirawat di Pusat Isolasi BPSDM Jawa Barat, ini berasal dari berbagai daerah di Bandung Raya. Seperti dari Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menurutnya, dari mereka yang menjalani isolasi kebanyakan berasal dari klaster keluarga. Sementara untuk klasifikasi usia, jumlah pasien di atas 60 tahun ada 5 orang, di bawah 5 tahun ada 2, dan sisanya yang berusia antara 6 sampai 60 tahun.

"Jika melihat tren perkembangan kasus di Jawa Barat, kemungkinan besar keterisian ruang di Pusat Isolasi BPSDM Jabar ini akan terus mengalami peningkatan," kata dia.

Namun semua pasien yang diisolasi, lanjut dia, merupakan orang yang kategori tanpa gejala dan gejala ringan. Sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pasien yang tanpa gejala akan menjalani perawatan isolasi 10-13 hari.

"Kita pakai standar Kemenkes bahwa yang isolasi 10 hari pascadinyatakan positif. Tapi bila ada gejala ditambah lagi 3 hari," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi