Janji Bertemu Wanita Kenalan via Facebook, Pria di Bandung Justru Luka Parah Dibacok OTK
BANDUNG, iNews.id - Seorang pria berinisial D menjadi korban pembacokan di Kampung Lio, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung pada Senin (12/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban dibacok oleh dua orang tak dikenal (OTK) saat janji bertemu wanita yang dikenal via Facebook.
"Betul (terjadi kasus pembacokan di Kampung Lio, Rancasari), tadi malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Jadi memang benar ada kejadian itu," kata Kapolsek Rancasari Kompol Oesman kepada wartawan melalui sambungan telepon Selasa (13/9/2022).
Kompol Oesman menyatakan, berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu berawal ketika korban berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial (medsos) Facebook. Lalu, seusai menjalin komunikasi intensif dengan wanita itu, korban berencana bertemu.
"Jadi si korban katanya orang Cicaheum kenalan di Facebook sama perempuan. Terus pengen ketemuan di situ Kampung Lio, Cipamokolan, Rancasari," ujar Kompol Oesman
Namun, saat tiba di lokasi pertemuan, tutur Kapolsek Rancasari, korban justru bertemu dengan dua pria. Dua terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu mengajak korban ke sebuah tempat sepi. Tanpa basa-basi kedua pelaku membacok memakai golok.
"Tau-tau yang datang laki-laki terus tanpa ada latar belakang, sebab akibat, tiba-tiba (korban) dibacok. Kayaknya (dibacok) pakai golok atau benda tajam. Pelaku langsung kabur. Saat kejadian tidak ada saksi," tutur Kapolsek Rancasari.
Akibatnya, kata Kompol Oesman, korban menderita tiga luka bacokan di punggungnya. Korban lalu dibawa polisi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara itu, kedua pelaku melarikan diri usai melakukan aksinya. "Seusai dibacok, korban masih sadar. Saya tanya kenal gak sama pelaku, katanya enggak kenal," ucap Kompol Oesman.
Kapolsek Rancasari menyatakan, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang akibat kejadian itu. Sampai saat ini belum diketahui motif pelaku membacok korban. Kasus itu dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Rancasari.
Editor: Agus Warsudi