Isu Beras Langka dan Mahal, Satgas Pangan Polda Jabar: Stok Aman, Jangan Panic Buying
BANDUNG, iNews.id - Satgas Pangan Polda Jabar dan Bareskrim Polri memantau ketersediaan beras di Pasar Tradisional Kosambi dan pasar modern di Kota Bandung, Rabu (21/2/2024). Pemantauan dilakukan untuk menyikapi isu beras langka dan mahal saat ini.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jabar Kombes Pol Deni Okvianto mengatakan, berdasarkan hasil pantauan, ketersediaan beras di Pasar Kosambi aman. Harga beras juga masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
"Kami hadir di sini terkait ketersediaan dan distribusi beras, baik premium maupun medium. Beras SPHP (Stabilisasi Persediaan dan Harga Pangan) dari Bulog sejauh ini pantauan cukup aman dan tersedia di pasaran," ujar Deni, Kamis (24/2/2024).
Menurutnya, tiga pekan menjelang bulan puasa Ramadan, ketersediaan beras aman dan dijual pasar-pasar tradisional serta toko ritel. Pembatasan penjualan oleh ritel dilakukan agar tidak ada panic buying dan melakukan penimbunan untuk dijual kembali.
"Ketersediaan beras aman. Masyarakat diimbau tidak panic buying. Karena itu supermarket membuat kebijakan dibatasi untuk pembelian satu orang satu beras," katanya.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distibusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Nenny Fasyaini mengatakan, kelangkaan dan kenaikan harga beras terjadi dalam beberapa waktu terakhir akibat badai El Nino yang membuat pergeseran musim tanam.
Editor: Donald Karouw