Instruksi Hengki soal Penghentian Pembangunan Pasar Tagog KBB Ditentang Pedagang

Adi Haryanto · Jumat, 23 April 2021 - 18:16:00 WIB
Instruksi Hengki soal Penghentian Pembangunan Pasar Tagog KBB Ditentang Pedagang
Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan saat sidak ke proyek revitalisasi Pasar Tagog Padalarang. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Para pedagang menentang instruksi Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan soal penghentian sementara pembangunan Pasar Tagog Padalarang. Mereka menilai jika hal itu dilakukan maka bakal berdampak molornya target penyelesaian dari revitalisasi pasar tersebut.

Sementara pedagang ingin pembangunan pasar cepat diselesaikan dan segera dipergunakan. Sehingga tidak boleh ada hambatan selama proses pembangunannya.  

"Kita pengen satu tahun sudah kembali lagi ke Tagog, jadi Lebaran tahun 2022 sudah berdagang di tempat baru. Kalau sekarang dihentikan, bisa molor penyelesaiannya," ucap Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Tagog Padalarang, Yayan, Jumat (23/4/2021).

Pihaknya mempertanyakan urgensi penghentian sementara pembangunan pasar oleh Plt Bupati Hengki Kurniawan. Pasalnya, rencana revitalisasi Pasar Tagog Padalang adalah niat dari pemerintah daerah. Sehingga dengan adanya penghentian ini, Pemkab Bandung Barat terkesan seperti tidak mendukung.

Yayan mengaku telah mendapat sosialisasi dari pelaksana proyek Pasar Tagog Padalarang yaitu PT Bangunbina Persada. Perusahaan menyampaikan telah mengantongi izin Amdal Lalin dari Kemenhub, Amdal lingkungan dari DLH KBB, dan SKKLH Amdal lingkungan. 

"Pemberhentian ini urgensinya apa. Kalau memang administrasi, yang punya pekerjaan kan pemda. Kalau  dihentikan berarti menghambat dan pedagang jadi korban," tegasnya. 
 
Dikatakannya, pedagang tidak mau berlama-lama tinggal di tempat berdagang sementara. Oleh karena itu revitalisasi Pasar Tagog Padalarang harus cepat selesai dan jangan sampai dihambat. Makin lama berada di pasar sementara membuat penghasilan pedagang menurun drastis. 

"Di tempat berdagang sementara persaingan ketat dan tidak representatif. Pelanggan susah cari kios kita, mereka juga harus memutar arah makanya banyak pelanggan yang kabur," ucapnya. 

Seperti diketahui, Pelaksanaan tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan meminta agar aktivitas pembangunan revitalisasi Pasar Tagog Padalarang dihentikan karena belum mengantongi izin. Salah satunya adalah izin persetujuan limbah B3 dan limbah cair yang harus dibereskan dulu baru pembangunan dilanjutkan lagi. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: