Innalillahi, Belasan Pasien Covid di Sukabumi Meninggal dalam 2 Hari

Antara · Minggu, 04 Juli 2021 - 23:03:00 WIB
Innalillahi, Belasan Pasien Covid di Sukabumi Meninggal dalam 2 Hari
Peta sebaran kasus Covid-19 di Sukabumi. (Foto: Antara)

SUKABUMI, iNews.id - Inalillahi, sebanyak 16 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota/Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia dalam dua hari terakhir. Mereka merupakan pasien yang selama ini menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit rujukan. 

"Dalam dua hari terakhir yakni Sabtu dan Minggu laporan kasus kematian pasien yang terinfeksi Covid-19 yang masuk ke kami cukup tinggi mencapai 14 kasus. Mayoritas pasien yang meninggal dunia tersebut berusia produktif dan disertai komorbid," kata Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia di Sukabumi, Minggu (4/7/2021).

Dari 16 kasus kematian tersebut, 14 berasal dari Kabupaten Sukabumi dan dua lainnya dari Kota Sukabumi. Dari belasan pasien yang meninggal dunia tersebut mayoritas berusia produktif.

Adapun rincian 14 kasus kematian tersebut pada Sabtu terdapat tujuh kasus yakni anak lelaki berusia sembilan tahun warga Kecamatan Cikembar. Selain terinfeksi virus mematikan tersebut, pasien pun diketahui mengalami gizi buruk, hipoglikemi dan anemia.

Dua kasus dari Kecamatan Cikembar merupakan lelaki 39 tahun dan perempuan 67 tahun, kedua pasien ini tidak ada komorbid atau murni meninggal akibat Covid-19. Perempuan 54 tahun warga Kecamatan Jampangkulon dengan komorbid diabetes melitus dan jantung.

Perempuan 56 tahun Kecamatan Ciemas dengan komorbid diabetes melitus. Selanjutnya perempuan berusia 42 tahun warga Kecamatan Surade dengan komorbid asma dan lelaki asal Kecamatan Jampangkulon berusia 58 tahun yang komorbidnya diabetes melitus.

Kemudian rincian dana tujuh kasus kematian pada Minggu yakni perempuan 53 tahun warga Kecamatan Jampangkulon dengan komorbid kardiogenik, perempuan 57 tahun asal Kecamatan Pabuaran dengan komorbid Hypertensi, lelaki asal Kecamatan Lengkong berusia 54 tahun selain terkonfirmasi positif juga sesak.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: