Ini Identitas 11 Warga Hilang Akibat Longsor Cimanggung Sumedang 

Arif Budianto · Minggu, 17 Januari 2021 - 11:19:00 WIB
Ini Identitas 11 Warga Hilang Akibat Longsor Cimanggung Sumedang 
Evakuasi korban Longsor Cimanggung Sumedang. Foto: Kantor SAR Bandung

BANDUNG, iNews.id - Hingga hari kesembilan, proses pencarian 11 orang yang diduga korban longsor di Desa Cihanjuang, Sumedang, terus diintensifkan. Kesebelas warga tersebut merupakan warga Cihanjuang dan dua lainnya warga Cibitung. 

Sementara, dari 11 orang itu, tiga adalah anak-anak, satu remaja, dan sisanya dewasa. 

Tiga orang anak yang masih dalam pencarian yaitu atas nama Guston, 1 tahun; Abraham Sihombing, 3 tahun; dan Alvaro, 6 tahun. Kesemuanya berjenis kelamin laki laki. Sementara remaja adalah Tasya Sihombing, 12 tahun berjenis kelamin perempuan dan Arca, 13 tahun, berjenis kelamin laki laki.

Sisanya adalah dewasa, yaitu Dea Ayuni, 23 tahun dan Neng Ida, 45 tahun dari Cibitung. Kemudian Neni; Mensi Siagian, 38 tahun; M Sihombing, 60 tahun; dan Roida Tampubolon, 60 tahun. 

"Adapun kendala yang dihadapi yaitu cuaca dan area sempit, sehingga menyulitkan alat berat membuang material," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, Minggu (17/1/2021).

Alat yang digunakan empat unit alat berat (1 unit dari BBWS PUPR, 2 Unit Dari TNI AD, 1 unit dari PU Sumedang). Unsurs SAR yang terlibat Basarnas Bandung, TNI/POLRI, BNPB, BMKG, KEMENPUPR, Tim DVI Polda Jabar, BPBD Prov Jabar dan BPBD Sumedang, PMI Prov Jabar, Damkar Sumedang, Dinkes Sumedang, BBWS Citarum, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah. Total kekuatan personel di lokasi longsor sejumlah 273 personel. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: