Industri Rantai Dingin Masih Minim, Tantangan bagi Distribusi Vaksin Covid-19

Arif Budianto ยท Kamis, 04 Februari 2021 - 11:52:00 WIB
Industri Rantai Dingin Masih Minim, Tantangan bagi Distribusi Vaksin Covid-19
Bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac dikemas dalam kontainer khusus berpendingin tiba di PT Bio Farma, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Industri rantai dingin (cold chain) di Indonesia masih sangat minim. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi distribusi vaksin Covid-19 di Indonesia. 

Peneliti Logistik dari Universitas Widyatama Setijadi mengatakan, industri rantai dingin di Indonesia bisa dilihat antara lain dari data perbandingan antara ketersediaan cold storage dan jumlah penduduk. 

Di Indonesia, kapasitas cold storage sebesar 0,05 m3 per penduduk. Baru setengahnya dibanding India sebesar 0,10 meter kubik (m3) dan Amerika Serikat sebesar 0,36 m3 per penduduk.

Setijadi mengatakan, kebutuhan penguasaan rantai dingin juga terjadi dalam pendistribusian vaksin Covid-19 di Indonesia. 

"Penanganan dan pendistribusian 600 juta dosis vaksin itu menjadi peluang dan tantangan bagi penyedia jasa logistik dan distribusi farmasi," kata Setijadi, Kamis (4/1/2021).

Diketahui, Indonesia saat ini menghadapi tantangan distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh Indonesia. Targetnya, 182 juta penduduk atau sekitar 70 persen bakal vaksinasi. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2