Indonesia Butuh Investasi Rp4.500 Triliun agar Ekonomi Tumbuh 5 Persen pada 2022

Arif Budianto · Senin, 27 Desember 2021 - 20:28:00 WIB
Indonesia Butuh Investasi Rp4.500 Triliun agar Ekonomi Tumbuh 5 Persen pada 2022
Bincang-bincang Kadin Jabar di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Senin (27/12/2021). (Foto: iNews.id/Arif Budianto) 

BANDUNG, iNews.id - Indonesia membutuhkan investasi sekitar Rp4.500 triliun untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 5 persen. Walaupun banyak pihak memprediksi ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan tumbuh antara 4 hingga 5 persen. 

Pengamat Ekonomi Burhanudin Abdullah mengatakan, tahun 2022 ekonomi Indonesia bisa tumbuh pada angka 4,5 hingga 5 persen. Namun banyak tantangan yang akan terjadi untuk mencapai angka itu. Mengingat hampir 60 persen ekonomi didorong oleh sektor konsumsi.

"Tapi untuk mencapai 5 persen, usahanya akan sangat berat. Kalau hitungan saya, setidaknya kita butuh investasi hingga Rp4.500 triliun agar ekonomi kembali pulih dengan pertumbuhan 5 persen," kata Burhanudin pada Bincang-bincang Kadin Jabar di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Senin (27/12/2021).

Kebutuhan investasi sebesar itu tentu sangat sulit untuk didapatkan. Apalagi ekonomi dunia belum cukup membaik. Sementara harapan pada sektor lainnya seperti perbankan, juga akan sangat berat. Sebagai perimbangan, setidaknya pertumbuhan bisnis perbankan mesti di atas 10 persen.

Kendati begitu, mantan Gubernur Bank Indonesia itu memprediksi, proses recovery ekonomi akan terus berlanjut pada tahun depan. Namun harus dipertimbangkan adanya efek inflasi negara maju seperti Amerika dan China yang diprediksi akan berpengaruh ke Indonesia. 

"Harga komoditi diprediksi akan tetap relatif tinggi. Sementara CPO dan gold akak tetap menjanjikan," ujar dia.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: