Ika Unpad Gelar Konferensi Internasional Covid-19 pada 23-25 Februari 2021

Arif Budianto ยท Senin, 04 Januari 2021 - 16:00:00 WIB
Ika Unpad Gelar Konferensi Internasional Covid-19 pada 23-25 Februari 2021
Ketua Umum Ika Unpad Irawati Hermawan (kanan) didampingi Sekjen Ika Unpad MQ Iswara. (Foto: Ika Unpad)

SUMEDANG, iNews.id – Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar konferensi internasional tentang pandemi Covid-19 selama tiga hari, 23-25 Februari 2020. Acara ini gelar untuk mencari solusi atas dilema berkepanjangan yang dialami pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, yakni mendahulukan kesehatan atau ekonomi yang perlu segera dituntaskan.

Ketua Umum Ika Unpad Irawati Hermawan mengatakan, dilema ini perlu dipecahkan dengan formulasi tepat untuk menangani pandemi Covid-19, sekaligus memulihkan ekonomi. 

"Inilah yang mendorong Ika Unpad dan Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta The Islamic Chamber of Commerce Industry and Agriculture (ICCIA) menggelar konferensi internasional bertajuk “Tackling The Covid-19 Pandemic: Health, Economics, Diplomacy and Social Perspectives” di Bandung," kata Irawati, Senin (4/1/2021).

Irawati mengemukakan, konferensi internasional ini difokuskan dalam menjawab beberapa pertanyaan besar, seperti regulasi atas keamanan dan efektivitas vaksin juga diplomasi Indonesia dalam penyediaan vaksin,” ujarnya dalam peluncuran acara di Kampus Unpad Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Selain itu, tutur Irawati, perlu didiskusikan pula regulasi dan sumber daya dalam penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi pascapandemi, dan kultur masyarakat dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru. 

Irawati menuturkan, Ika Unpad mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk memberikan keynote speech dalam konferensi internasional nanti. 

"Pembicara lain yang dijadwalkan tampil di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo," tutur Irawati.

Akan hadir pula pembicara dari PT Bio Farma, dekan FK Unpad, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, perwakilan konsorsium penyedia vaksin, perwakilan WHO, Managing Director Bank Dunia Mari Pangestu serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Sebagai partisipan, akan bergabung pula para duta besar negara-negara sahabat, perwakilan Islamic Development Bank (IsDB), akademisi, praktisi kesehatan, virologi dan  praktisi kebijakan publik. 

Sementara itu, Rektor Unpad Rina Indiastuti mengatakan, hingga kini Unpad menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang melakukan uji klinis vaksin. 

Hampir semua vaksin yang beredar di Indonesia, kata Rektor Unpad, uji klinisnya dilakukan oleh Unpad. Termasuk uji klinis vaksin Covid-19  fase III produksi Sinovac. 

“Sejauh ini tak ada efek samping serius yang muncul pada penerima vaksin.  Kurang lebih 30 jenis vaksin berhasil dilakukan uji klinis oleh Unpad khususnya yang dilakukan oleh Prof. Kusnandi Rusmil dan tim dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unpad,” kata Rektor Unpad.

Editor : Agus Warsudi